Pembayaran Digital Kian Ngetren di Era Normal Baru

Kamis, 10 Desember 2020 - 18:38 WIB
loading...
Pembayaran Digital Kian...
Peluncuran kerja sama Xendit dengan ShopeePay secara virtual, Kamis (10/12/1010). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 tak dimungkiri telah menjadi katalisator bagi percepatan adaptasi digital perusahaan dan masyarakat di Indonesia. Ini terlihat dari transaksi pembayaran menggunakan uang elektronik yang naik signifikan.

Hal tersebut tidak mengherankan, terlebih dengan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) banyak masyarakat yang lebih memilih belanja online (e-commerce). Bank Indonesia mencatat, hingga kuartal III/2020, transaksi menggunakan uang elektronik atau digital pada transaksi e-commerce mencapai 42%.

Dengan adanya perubahan pola perilaku dan konsumsi masyarakat, banyak perusahaan ataupun merchant-merchant yang tadinya masih konvensional lantas beradaptasi ke digital termasuk dalam transaksi pembayaran.

(Baca juga: Keuangan Digital Makin Bergairah di Tengah Pandemi )

Salah satu perusahaan teknologi keuangan (financial technology/fintech) payment gateway, Xendit, mengamini terjadinya peningkatan jumlah merchant maupun pembayaran melalui channel uang elektronik pada masa adaptasi kebiasaan baru alias normal baru (new normal).

"Merchant terus bertambah, dari yang dulunya kita paling dapat 7-8 merchant onboard per hari, setelah bulan April 2020 kita bisa dapat puluhan bahkan ratusan. Pembayaran digital dari sebelumnya puluhan ribu juga sekarang sudah ratusan ribu," ujar Head of Customer Solutions Xendit, Mikiko Steven, di sela peluncuran kerja sama Xendit dengan ShopeePay secara virtual, Kamis (10/12/1010).

Dia pun lantas menjelaskan ihwal kerja sama Xendit dengan ShopeePay, di mana melalui integrasi keduanya maka para pelaku bisnis dapat dengan mudah memanfaatkan saluran pembayaran menggunakan ShopeePay melalui proses integrasi Xendit yang mudah dan cepat.

(Baca juga: Ekspansi ke Filipina, Xendit Pacu Digitalisasi Bisnis di Asia Tenggara )

Selain itu, ShopeePay juga dapat menjangkau lebih banyak merchant rekanan Xendit dari berbagai lini bisnis serta para pelanggan setianya untuk mengakselerasi adopsi pembayaran digital.

"Kami sangat senang Shopeepay sudah membuka jalan untuk integrasi. Dengan bertambahnya kanal pembayaran yang dapat kami provide ke ribuan merchant, kami berharap dapat membantu merchant lebih berkembang lagi ke depannya," tuturnya.

Integrasi Xendit dengan ShopeePay memungkinkan pelanggan untuk melakukan pembayaran untuk produk dan jasa merchant dengan lancar. Melalui satu integrasi, para merchant pengguna platform Xendit dapat menggunakan ShopeePay untuk menerima pembayaran satu waktu (one time payment) ataupun untuk menerima pembayaran berulang untuk berlangganan (subscription payments).

Sementara itu, Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay Eka Nilam Dari mengatakan, kolaborasi strategis dengan Xendit membuka peluang yang besar bagi kedua pihak dan juga para mitra untuk mendorong inklusi keuangan lewat pembayaran digital.

"ShopeePay percaya, Xendit dapat mendukung integrasi yang mudah dan praktis sehingga merchants dapat segera menambahkan ShopeePay sebagai pilihan pembayaran digital yang mudah, aman dan memuaskan guna menjangkau pelanggan yang lebih luas," ucapnya.

(baca juga: Beli Kopi Cukup dengan Rp 1? Tunggu di Europhia 12:12! )

Dia menambahkan, dengan menggabungkan keunggulan ShopeePay sebagai pembayaran digital ke dalam channel pembayaran Xendit, ShopeePay dapat menjangkau lebih banyak merchants dan membuat pembayaran non-tunai menjadi lebih mudah bagi semua masyarakat.

"Sebagai bagian dari kerjasama ini, lebih dari 100 merchants Xendit dalam proses integrasi dengan channel ShopeePay, menambah use case baru ke dalam ShopeePay termasuk IT, Saas, Travel & Hotel Booking Platform, Education, Beauty, NPO dan Donation platform," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rebranding CashUP Menandai...
Rebranding CashUP Menandai Era Baru Ekosistem Teknologi dan Pembayaran
Visa Soroti Peran AI...
Visa Soroti Peran AI dalam Transformasi Industri Pembayaran Digital
CASH Fokus Perkuat Fundamental...
CASH Fokus Perkuat Fundamental di Tengah Perkembangan Pembayaran Digital
Ada Finpay di Balik...
Ada Finpay di Balik Ekspansi QRIS ke China, Mampu Tangani 1.500 Transaksi per Detik
CEO Finnet Mendorong...
CEO Finnet Mendorong CSR Jadi Pilar Memperluas Layanan Pembayaran Digital
Nasabah BCA Kini Bisa...
Nasabah BCA Kini Bisa Transaksi Menggunakan QRIS di China
Jangan Cuma Top-Up,...
Jangan Cuma Top-Up, Yuk Kelola Saldo ShopeePay Kamu dengan 4 Langkah Ini!
Kemudahan Digital Jadi...
Kemudahan Digital Jadi Bagian dari Gaya Hidup Modern
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan...
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet
Rekomendasi
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved