Dipimpin Hery Gunardi, Bank Syariah Indonesia Akan Memiliki 10 Direksi
Jum'at, 11 Desember 2020 - 08:32 WIB
loading...
Hery Gunardi disebut-sebut akan menjadi Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Rencana penggabungan usaha atau merger tiga bank syariah BUMN yakni PT Bank BRIsyariah Tbk. (BRIS), PT Bank Syariah Mandiri (BSM) dan PT Bank BNI Syariah (BNIS) terus dimatangkan.
Hari ini, perubahan Ringkasan Rancangan Penggabungan Usaha yang memuat tambahan penjelasan ihwal struktur, nama, dan logo bank baru telah dilakukan.
Perubahan Ringkasan Rencana Merger juga memuat rancangan perubahan struktur organisasi Bank yang Menerima Penggabungan yakni BRI Syariah. Pasca merger, Bank Hasil Penggabungan akan memiliki susunan kepengurusan yang diperkuat oleh 10 Direksi.
Adapun Hery Gunardi disebut-sebut akan menjadi Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk, nama baru bank hasil merger tiga syariah BUMN tersebut.
(Baca juga: Hasil Merger 3 Bank Syariah BUMN Bernama Bank Syariah Indonesia )
Nama-nama tiap Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) Bank Hasil Penggabungan akan dibahas dalam RUPSLB BRIS diperkirakan akan dilaksanakan pada 15 Desember 2020.
Hari ini, perubahan Ringkasan Rancangan Penggabungan Usaha yang memuat tambahan penjelasan ihwal struktur, nama, dan logo bank baru telah dilakukan.
Perubahan Ringkasan Rencana Merger juga memuat rancangan perubahan struktur organisasi Bank yang Menerima Penggabungan yakni BRI Syariah. Pasca merger, Bank Hasil Penggabungan akan memiliki susunan kepengurusan yang diperkuat oleh 10 Direksi.
Adapun Hery Gunardi disebut-sebut akan menjadi Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk, nama baru bank hasil merger tiga syariah BUMN tersebut.
(Baca juga: Hasil Merger 3 Bank Syariah BUMN Bernama Bank Syariah Indonesia )
Nama-nama tiap Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) Bank Hasil Penggabungan akan dibahas dalam RUPSLB BRIS diperkirakan akan dilaksanakan pada 15 Desember 2020.
Lihat Juga :