Punya Efek Domino yang Kuat, Trimitra Betah di Bisnis Properti

Jum'at, 11 Desember 2020 - 17:56 WIB
loading...
Punya Efek Domino yang...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pelemahan ekonomi akibat pandemi Covid-19 memaksa konsumen menunda rencana mereka untuk membeli rumah. Menyiasati itu, pemerintah membuat beberapa alternatif kebijakan untuk sektor properti .

Direktur Utama PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) Indriati mengatakan, kebijakan pemerintah untuk sektor properti membuat perusahaan optimistis sektor ini akan bangkit. Pemerintah telah menyiapkan skema subsidi dan intervensi yang lebih tepat. ( Baca juga:Bisnis Properti Tetap Untung di Tengah Pandemi )

Selain itu, pembangunan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dilakukan secara padat karya dan bahan bangunan menggunakan industri dalam negeri.

"Sektor properti itu punya demand yang tidak pernah habis sampai sejauh ini. Kemudian kebijakan pemerintah untuk sektor properti ini sangat menguatkan kita utamanya dalam hal KPR bersubsidi. Belum lagi Tapera yang diluncurkan di tahun 2021," ujarnya pada Market Review IDX Channel, Jumat (11/12/2020).

Dia melanjutkan, industri properti juga memberikan multiplier effect untuk 140 industri lainnya, seperti material bahan bangunan, genteng, semen, paku, besi, kayu, dan lainnya yang mendukung pertumbuhan sektor ini.

"Itu yang membuat kami di perusahaan tertantang untuk terus berkomitmen dalam sektor properti," imbuhnya.

Indriati menuturkan, perusahaan lebih berfokus pada segmen KPR bersubsidi di mana targetnya kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Sayangnya, pandemi Covid-19 membuat perbankan lebih ketat dalam menyeleksi pembelian rumah. ( Baca juga:Vaksin Sinovac Belum Aman Untuk Usia Di Atas 60 Tahun, Yuk Kita Jaga Imunitas Lansia! )

"Kendalanya dari kebijakan perbankan yang lebih melakukan sedikit semacam pengetatan untuk pembelian KPR terhadap konsumen, karena adanya restrukturisasi akibat adanya pandemi ini. Tapi secara demand tetap menarik," ungkapnya.

Adapun perusahaan properti rumah bersubsidi ini lebih berfokus ke daerah Jawa Barat mengingat secara nasional permintaannya yang paling tinggi.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Garap Proyek Properti...
Garap Proyek Properti Baru, Kinnara Capital Gandeng TSG Construction Indonesia
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
Kontribusi BRI untuk...
Kontribusi BRI untuk Program Rumah Subsidi Tembus Rp9,2 Triliun, Kuasai 54% Pasar Nasional
Tembus Rp16,16 Triliun!...
Tembus Rp16,16 Triliun! BRI Sukses Antarkan 118 Ribu Keluarga Punya Rumah Impian
Prabowo: Petugas Bekerja...
Prabowo: Petugas Bekerja Siang Malam Atasi Bencana, Tantangan Akan Selalu Ada, Kita Hadapi Bersama
Momen Prabowo Duduk...
Momen Prabowo Duduk Bersebelahan dengan ART dan Tukang Seblak di Serah Terima Rumah Subsidi
Rekomendasi
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Berita Terkini
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved