Banyak Dana Koorporasi Berpindah ke Bank Kecil, Pertanda Apa?

Senin, 14 Desember 2020 - 14:23 WIB
loading...
Banyak Dana Koorporasi...
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengatakan, banyak dana koorporasi berpindah ke bank-bank yang lebih kecil. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengatakan, pihaknya melihat kemajuan pada sistem perbankan di Indonesia . Hal ini ditandai dengan banyaknya dana koorporasi berpindah ke bank-bank yang lebih kecil. Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, Dana Pihak Ketiga (DPK) atau simpanan di atas Rp5 miliar terlihat mulai berpindah dari bank BUKU IV ke bank-bank BUKU I, BUKU II, dan BUKU III.

"Dengan banyaknya badan usaha yang memindahkan dananya ke bank-bank yang lebih kecil, menunjukkan peningkatan kepercayaan kepada bank-bank," ujar Purbaya di Jakarta, Senin (12/12/2020).

(Baca Juga: Pemilik Tabungan di Atas Rp5 Miliar Berlipat Ganda, Saatnya Edukasi Main Saham )

Dia menuturkan sejak bulan Agustus, September, hingga Desember, DPK semua BUKU menunjukkan perbaikan yang signifikan bahkan bank BUKU I sudah di atas level di bulan Desember 2019. Sedangkan dari segi likuiditas kondisi perbankan Indonesia sudah berada lebih baik dari pada masa sebelum wabah COVID-19 menyerang.

"Ini merupakan kemajuan yang signifikan, menunjukkan masyarakat semakin percaya pada sistem perbankan kita. Hal ini bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Masyarakat yang tadinya hanya mau menyimpan dananya di bank-bank besar kini mulai berani menyimpan di bank-bank yang lebih kecil. Ini menunjukkan kepercayaan kepada sistem perbankan sudah lebih merata," beber Purbaya.

(Baca Juga: Jumlah Rekening Bank Kembung tapi Jumlah Simpanan Menciut )

Hal ini membuktikan bahwa langkah-langkah yang diambil pemerintah, KSSK, Bank Sentral untuk mengembalikan kepercayaan kepada sistem perbankan sudah memberikan hasil yang cukup baik. "Saya melihat tidak akan ada gangguan yang signifikan pada sistem perbankan di bulan mendatang," ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
15 Juta Usia Produktif...
15 Juta Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank, Begini Pesan Ketua LPS
Apresiasi Nasabah Setia,...
Apresiasi Nasabah Setia, Pemenang Hadiah Beruntun 5.0 Periode Pertama di 11 Region Diumumkan
Danamon Umumkan Rencana...
Danamon Umumkan Rencana Perubahan Susunan Pengurus
Dirut BRI: Fundamental...
Dirut BRI: Fundamental Industri Perbankan Solid, Akselerasi Kredit Butuh Penguatan Demand
Dampak Cuaca Esktrem,...
Dampak Cuaca Esktrem, Industri Maskapai Mengaku Boncos 20%
Ramadan, Ikawiga Santuni...
Ramadan, Ikawiga Santuni 500 Anak Yatim, Dhuafa, dan Pekerja Sosial
292 Anggota DPR Hadiri...
292 Anggota DPR Hadiri Rapat Paripurna Pengesahan Calon Anggota Dewas BPJS Kesehatan hingga LPS
Gantikan Purbaya sebagai...
Gantikan Purbaya sebagai Ketua LPS, Ini Profil Pendidikan Anggito Abimanyu yang Piawai Bermain Flute
Rekomendasi
Antisipasi Badai PHK...
Antisipasi Badai PHK Massal, Legislator PDIP Desak Pembinaan Keterampilan bagi Buruh Terdampak
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved