Dua Industri Keuangan Non-Bank Sempoyongan Diterjang Pandemi

Senin, 14 Desember 2020 - 17:31 WIB
loading...
Dua Industri Keuangan...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, dua dari tiga sektor industri keuangan non-bank (IKNB) mengalami imbas Covid- 19 . Deputi Komisioner Pengawasan IKNB II OJK Mochammad Ichsanuddin mengatakan, dua sektor IKNB yang asetnya mengalami penurunan adalah industri asuransi dan lembaga pembiayaan. ( Baca juga:Tahun Ini Bursa Efek Indonesia Jadi Jawara IPO di Kawasan ASEAN )

"Perkembangan industri keuangan non-bank kita perlu melihat dua sektor di IKNB, yaitu asuransi dan lembaga pembiayaan," ujar Mochammad Ichsanuddin dalam acara Market Review IDX, Senin (14/12/2020)

Kata dia, penurunan aset secara year on year (IKNB) cukup minus dibandingkan tahun lalu. Rinciannya, aset industri asuransi minus 2,1%. Sementara lembaga pembiayaan mengalami penurunan aset minus 6,2%.

"Jadi kita lihat industri asuransi itu memang minus. Sementara perusahaan asuransi harus mencari bisnis yang stabil," bebernya.

Sementara itu, industri keuangan non-bank yang satu lagi, dana pensiun, mengalami pertumbuhan positif sebesar 3%. Pertumbuhan itu karena iuran pensiunan melonjak akibat efek Covid-19. ( Baca juga:Abu Jenazah Eddie Van Hallen Disebar di Samudera Pasifik )

"Yang mana iuran (dapen) itu pasti ada. Semoga di tahun depan IKNB bisa rebound," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Gandeng Induk Usaha,...
Gandeng Induk Usaha, BRI Life Perluas Aksesibilitas Produk Asuransi Kesehatan yang Inklusif
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Momentum Idul Adha 1447...
Momentum Idul Adha 1447 H, Askrindo Salurkan Hewan Kurban di Berbagai Kota di Indonesia
Manulife Indonesia Cetak...
Manulife Indonesia Cetak Laba Rp1,28 Triliun Sepanjang 2025, Unit Syariah Rp17,37 M
Tekan Risiko Turun Kelas,...
Tekan Risiko Turun Kelas, 51,8% Kelas Menengah Pisahkan Pos Pengeluaran
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Perusahaan Kini Bisa...
Perusahaan Kini Bisa Dipidana, FIFGROUP Perketat Aturan Penagihan Sesuai KUHP Baru 2026
Kolaborasi Pembiayaan...
Kolaborasi Pembiayaan Umrah Inklusif Permudah Karyawan ke Tanah Suci
Rekomendasi
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026: Lewandowski hingga Tonali
Wamenlu Ungkap Prabowo...
Wamenlu Ungkap Prabowo Minta Maaf soal Terlambat Menerima Surat Kepercayaan Dubes
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved