Wall Street Berakhir Mixed Terbebani Saham Walt Disney

Selasa, 15 Desember 2020 - 07:04 WIB
loading...
A A A
S&P 500 menyerah usai sebelumnya menelan keuntungan hampir 1%. Indeks ini telah melonjak sekitar 13% ke rekor tertinggi pada tahun 2020, meskipun pandemi telah menyebabkan kehancuran ekonomi dan menewaskan lebih dari satu juta orang. Alexion Pharmaceuticals Inc menjadi salah satu pendorong S&P 500 dan Nasdaq, dengan melonjak sekitar 30% ke posisi terbaiknya dalam 4 setengah tahun.

(Baca Juga: Harapan Penemuan Vaksin Covid-19 Mengangkat Wall Street Lebih Tinggi )

Setelah produsen obat asal Inggris AstraZeneca mengatakan akan membeli perusahaan biotek AS itu. Saham AstraZeneca yang terdaftar di AS justru turun 8%. Walt Disney jatuh setelah BMO Capital Markets menurunkan saham menyusul penguatannya baru-baru ini dan mengatakan Netflix kembali menjadi "pilihan utamanya." Netflix naik hampir 4%.

Perusahaan e-commerce Alibaba Group Holding Ltd tertekan setelah China memberikan peringatan terkait pengawasan dan bakal menjatuhkan denda serta mengumumkan penyelidikan terkait kesepakatan yang melibatkan Alibaba dan Tencent Holdings Ltd. Pembuat mobil listrik Tesla Inc mencapai hampir 5% sebagai antisipasi penambahan patokan S&P 500 minggu depan mengimbangi laporan penundaan produksi.

Volume perdagangan di bursa AS pada perdagangan Senin mencapai sebesar 10,4 miliar saham. Lebih rendah bila dibandingkan dengan rata-rata 11,5 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
FOREXimf Bermitra dengan...
FOREXimf Bermitra dengan Rizki Aditama agar Trader Indonesia Lebih Cerdas
Rekomendasi
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved