Top.... Penyaluran FLPP BRIsyariah Tembus 104%
Selasa, 15 Desember 2020 - 11:24 WIB
loading...
Penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) PT Bank BRIsyariah Tbk melampaui target. (Foto: Dok.Sindonews)
A
A
A
JAKARTA - Penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) PT Bank BRIsyariah Tbk melampaui target. Di pertengahan Desember 2020 penyaluran BRIsyariah FLPP tercatat 11.647 unit atau 104% dari target 2020. Jumlah ini menjadikan BRIsyariah sebagai bank syariah penyalur FLPP tertinggi.
Direktur Bisnis Ritel BRIsyariah Fidri Arnaldy mengatakan di awal 2020 BRIsyariah memperoleh kuota 8.700 unit. “Alhamdulillah sudah kami salurkan sepenuhnya. Kami mendapat tambahan kuota, sehingga di akhir tahun ini kami menyalurkan sampai 11.647 unit.Alhamdulillah kami bisa memenuhi 104% dari target penyaluran FLPP yang dipercayakan kepada BRIsyariah di 2020,” katanya di Jakarta, Selasa (15/12/2020).
(Baca juga:Cakepp..... KUR BRIsyariah Tembus Rp4,457 Triliun)
BRIsyariah menargetkan penyaluran FLPP kepada masyarakat berpenghasilan rendah(MBR) dengan penghasilan keluarga maksimal Rp8 juta. “Kami masih melihat adademandrumah sederhana dari karyawan swasta yang penghasilan keluarganya maksimal Rp8 juta. Ini menunjukkan FLPP bertahan di tengah pandemi Covid-19,” tutur Fidri.
Di tengah pandemi Covid-19 BRIsyariah optimistis pembiayaan masih bisa tumbuh positif.Selama pandemiCovid-19BRIsyariah tetapmelakukanekpansipenyaluran pembiayaan.
Direktur Bisnis Ritel BRIsyariah Fidri Arnaldy mengatakan di awal 2020 BRIsyariah memperoleh kuota 8.700 unit. “Alhamdulillah sudah kami salurkan sepenuhnya. Kami mendapat tambahan kuota, sehingga di akhir tahun ini kami menyalurkan sampai 11.647 unit.Alhamdulillah kami bisa memenuhi 104% dari target penyaluran FLPP yang dipercayakan kepada BRIsyariah di 2020,” katanya di Jakarta, Selasa (15/12/2020).
(Baca juga:Cakepp..... KUR BRIsyariah Tembus Rp4,457 Triliun)
BRIsyariah menargetkan penyaluran FLPP kepada masyarakat berpenghasilan rendah(MBR) dengan penghasilan keluarga maksimal Rp8 juta. “Kami masih melihat adademandrumah sederhana dari karyawan swasta yang penghasilan keluarganya maksimal Rp8 juta. Ini menunjukkan FLPP bertahan di tengah pandemi Covid-19,” tutur Fidri.
Di tengah pandemi Covid-19 BRIsyariah optimistis pembiayaan masih bisa tumbuh positif.Selama pandemiCovid-19BRIsyariah tetapmelakukanekpansipenyaluran pembiayaan.
Lihat Juga :