Sinergi Percepatan Akses Keuangan Daerah untuk Indonesia Maju

Selasa, 15 Desember 2020 - 14:44 WIB
loading...
Sinergi Percepatan Akses...
OJK bersama kementerian dan lembaga terkait, pemda dan Lembaga Jasa Keuangan berkomitmen untuk terus melakukan berbagai upaya dan inovasi untuk meningkatkan akses keuangan masyarakat di daerah.
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah dan Lembaga Jasa Keuangan berkomitmen untuk terus melakukan berbagai upaya dan inovasi untuk meningkatkan akses keuangan masyarakat di daerah.

Salah satu strategi yang dilakukan dengan mengoptimalisasi peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui berbagai macam program yang dilakukan serta digitalisasi produk dan layanan keuangan. Peran TPAKD di masa pandemi dalam memperluas akses keuangan sangat penting dan menjadi prioritas OJK.

Hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam memperoleh akses pembiayaan dan permodalan. Selain itu, dengan mendayagunakan digitalisasi dapat menjangkau masyarakat di berbagai pelosok daerah dengan mudah, cepat, dan transparan.

Upaya OJK ini sejalan dengan pernyataan Presiden Joko Widodo pada saat rapat koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2020 yang digelar secara virtualpadaKamis(10/12) yang meminta OJK untuk melakukan cara-cara extraordinary dalam meningkatkan inklusi keuangan, salah satunya yaitumelaluipenguatan infrastruktur percepatan akses keuangan harus dilakukan secara agresif melalui pendirian Jamkrida, Lembaga Keuangan Mikro (LKM), Agen Bank di setiap desa serta percepatan penerbitan obligasi daerah.
Sinergi Percepatan Akses Keuangan Daerah untuk Indonesia Maju

Sinergi TPAKD Pusat dan Daerah

Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dibentuk sebagai bentuk sinergi OJK dan segenap pemangku kepentingan di daerah mendorong perluasan akses keuangan di daerah sehingga mendukung pengembangan potensi sektor unggulan dan prioritas di daerah. Optimalisasi peran TPAKD dalam meningkatkan inklusi keuangan dilakukan dengan pelaksanaan berbagai program TPAKD dan sinergi TPAKD Pusat dengan Daerah agar implementasi program kerja TPAKD dapat lebih optimal dan terarah melalui:

a. Peningkatan pemahaman dan komitmen dalam rangka implementasi program inklusi keuangan di berbagai daerah; b. Penguatan kerja sama dan sinergi antar TPAKD tingkat Provinsi/Kabupaten/ Kota dalam upaya perluasan akses keuangan di daerah; c. Peningkatan keselarasan implementasi program TPAKD Pusat dan Daerah dalam mendukung implementasi SNKI dan upaya Pemulihan Ekonomi Nasional.; d. Optimalisasi program TPAKD tahun 2021 dengan mendayagunakan teknologi informasi guna menjangkau masyarakat di berbagai pelosok daerah lebih mudah, cepat, dan efisien.
Sinergi Percepatan Akses Keuangan Daerah untuk Indonesia Maju

Digitalisasi Produk dan Layanan Keuangan

Sebagai upaya dalam rangka penyediaan akses keuangan, OJK terus mendorong pengembangan ekosistem digital akses produk dan layanan jasa keuangan sehingga mempermudah dan meningkatkan daya jangkaunya ke pelosok daerah. Beberapa program yang telah dilakukan antara lain:

a. Bank Wakaf Mikro (LKM Syariah)
Strategi yang dilakukan oleh Bank Wakaf Mikro (BWM) dalammemperluasakseskeuangan di masa pandemic dilakukanmelalui digitalisasi pembiayaan, digitalisasi operasional serta digitalisasi pengembangan usaha nasabah. Total pembiayaan BWM yang disalurkantelah mencapai Rp 53 milyar dengan jumlah nasabah sebanyak 37,4 ribu nasabah.

b. Program UMKM-MU
Merupakan platform marketplace yang difasilitasi OJK untuk memfasilitasi UMKM dalam memperluas jaringan pemasarannya secara digital dan dapat mengakses layanan keuangan melalui platform. Sampai saat ini, terdapat 862 pelaku UMKM yang terdaftar dan lebih dari 1.324 produk yang dipasarkan.

c. Aplikasi KUR Bali.com
OJK membuat terobosan untuk mempermudah masyarakat memperoleh akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam bentuk digitalisasi. Terobosan ini telah diluncurkan di Bali dalam bentuk website www.kurbali.com . Melalui website ini, masyarakat dapat mengajukan KUR melalui ponsel, tanpa perlu repot datang ke bank. Di sisi lain, website ini juga memudahkan Pemerintah Provinsi Bali dan pemerintah daerah kabupaten/kota dalam mensosialisasikan serta monitoring penyaluran KUR di daerah.
Sinergi Percepatan Akses Keuangan Daerah untuk Indonesia Maju

Peningkatan Inklusi Keuangan
OJK menjalankan sejumlah program peningkatan inklusi keuangan secara kolaboratif dengan berbagai pemangku kepentingan seperti program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) yang merupakan kerjasama OJK dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama dengan jumlah rekening yang dihasilkansebanyak 33,92 juta rekening dan saldo Rp 21,36 triliun, Program Simpanan Pelajar (Simpel) dengan nominal saldo Rp 5,43 triliun dan jumlah rekening yang dihasilkan 25,7 jutarekening, penyaluran kredit melalui program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir sebesar Rp 587,5 milyar dengan jumlah debitur 47,8 ribu, kredit program Jaring yang merupakan kerjasama OJK dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan sebesar Rp 34,96 triliun (9,69% yoy), Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan total penyaluran kredit sebesar Rp 151,73 triliun.

Program peningkataninklusikeuanganlainnya yang dilakukanantara lainprogram Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) dengan nominal saldo Rp 11,45 triliun dengan jumlah nasabahmencapai 36,79 juta nasabah, Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) dengan nilai premi sebesar Rp15,56 milyar dengan jumlah peternak 36.137 peternak, Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dengan nilai premi Rp 141,51 milyar dengan realisasi klaim sebesar Rp 95,42 miliyar. Selainitu, OJK bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mendirikan 29 BUM-Desa Center di berbagai daerah.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, “OJK mengajak semua pihak berkolaborasi menciptakan berbagai terobosan inovatif untuk memperluas akses keuangan dan mewujudkan sektor jasa keuangan yang berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi yang inklusif.”
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
Rangkul PNM, BRI Insurance...
Rangkul PNM, BRI Insurance Gencarkan Literasi dan Inklusi Keuangan Asuransi di Makassar
IHSG Jatuh Terseret...
IHSG Jatuh Terseret Rilis MSCI ke 6.734, OJK: Masih Batas Wajar
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp59,35 Triliun, Ketua OJK Tekankan Kepercayaan Investor
Jasindo Perkuat Akses...
Jasindo Perkuat Akses Pendidikan Inklusif di Kupang
Menag: Hardiknas Momentum...
Menag: Hardiknas Momentum Wujudkan Pendidikan Inklusif dan Berkarakter
Satkaara Berbagi 2026:...
Satkaara Berbagi 2026: Kolaborasi Sosial Inklusif untuk Teman Disabilitas
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
Rekomendasi
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved