Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Mata Uang Garuda Lemes

Selasa, 15 Desember 2020 - 17:57 WIB
loading...
Kasus Covid-19 Kembali...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup melemah di pasar spot pada sore ini. Rupiah saat ini berada di Rp14.120 atau melemah 25 poin dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp14.095.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, mengatakan bahwa melemahnya rupiah disebabkan adanya lonjakan kasus Covid-19 di beberapa daerah. Lonjakan itu menjadi sentimen negatif terhadap mata uang garuda. ( Baca juga:Penguatan Rupiah Diramal Terbatas, Masih Ditopang Optimisme Vaksin )

"Melonjaknya kasus Covid-19 khususnya di kota-kota besar seperti DKI Jakarta. Apalagi mendekati Natal dan Tahun Baru akan terjadi kerumunan massa yang cukup banyak,"kata Ibrahim dalam siaran persnya, Selasa (15/12/2020).

Ia menjelaskan, dengan naiknya jumlah yang terinfeksi covid, membuat pemerintah menginstruksikan kepada semua gubernur, khususnya DKI Jakarta, untuk kembali memperketat pembatasan sosial berskala besar mulai 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021. Adanya pengetatan PSBB lagi membuat pasar kecewa.

"Walaupun neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus, namun Informasi tentang proyeksi pertumbuhan di kuartal keempat yang kemungkinan minus dan pengetatan PSBB membuat pasar kembali kecewa dan aliran modal asing kembali ke luar pasar finansial dalam negeri, sehingga wajar kalau mata uang garuda ikut terkoreksi," jelasnya. ( Baca juga:Moenchengladbach Batal Tantang Liverpool di Babak 16 Besar Liga Champions )

Ia memprediksi, dengan adanya sentimen yang membuat pasar kecewa maka rupiah akan kembali melemah pada perdagangan besok pagi. "Mata uang garuda dibuka melemah antara 10-40 poin di level Rp 14.110-Rp 14.180," tandasanya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Nana Mirdad hingga Maia Estianty Ikut Resah
Rekomendasi
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Infografis
5 Mata Uang Calon Pengganti...
5 Mata Uang Calon Pengganti Dolar AS Jika USD Runtuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved