PELNI Lepas Struktur Terumbu Karang Buatan di Laut Banyuwangi

Rabu, 16 Desember 2020 - 07:31 WIB
loading...
PELNI Lepas Struktur...
Proses penenggelaman struktur terumbu karang buatan (artificial reef) kolaborasi Pelni dan Yayasan Terumbu Rupa di Pantai Bangsring, Banyuwangi, Senin (14/12/2020) lalu. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menurunkan struktur terumbu karang buatan (artificial reef) sepanjang 15 meter dan tinggi 5 meter di Pantai Bangsring, Banyuwangi, Senin (14/12) lalu. Struktur yang diberi nama Domus Coronarius Circularis merupakan kolaborasi Pelni dengan Yayasan Terumbu Rupa yang dipimpin seniman sekaligus seorang penyelam, Teguh Ostenrik.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Yahya Kuncoro menyampaikan, tahun 2020 menjadi tahun keempat pelaksanaan Program Bina Lingkungan yang berkomitmen dengan konsep pelestarian atau konservasi ekosistem laut. Penurunan struktur juga bertepatan dengan Hari Nusantara 2020 yang jatuh sehari sebelumnya.

(Baca Juga: Pelni Siapkan Aplikasi My Cargoo Layani Logistik Barang)

"Nama struktur ini mengandung kata Corona untuk mengingat betapa besar dampak yang diberikan bagi semua sektor industri, termasuk pariwisata. Dengan kehadiran struktur ini di bawah laut Pantai Bangsring, Banyuwangi, Pelni berharap dapat membantu memulihkan kondisi pariwisata di wilayah tersebut," ungkap Yahya dalam keterangannya yang diterima Rabu (16/12/2020).

Sang seniman, Teguh Ostenrik, mewujudkan struktur raksasa dengan pahatan laser yang menyerupai virus Covid-19. Untuk penamaannya, Domus sendiri memiliki arti rumah bagi terumbu karang. Sementara Coronarius memiliki makna sebagai penanda kebangkitan bangsa dari pandemi yang diakibatkan oleh virus Covid-19. Sedang Circularis mewakili roda kehidupan di mana akan datang masanya kita semua keluar dari krisis yang sedang dihadapi.

Rumah terumbu karang buatan telah ditenggelamkan pada kedalaman 15 meter dan memiliki bentuk seperti lorong dengan panjang 15 meter, lebar 5 meter, dan tinggi 3 meter. Dibutuhkan 40 orang di darat untuk membawa struktur sebesar 2 ton tersebut ke tepi pantai dan 40 orang lainnya dengan perlengkapan selam untuk membawa dan menurunkan struktur ke bawah laut.

Yahya yakin keberadaan artificial reef di Pantai Bangsring akan menjadi ikon wisata baru di Pantai Bangsring. "Kami berharap kehadiran artificial reef ini dapat mendorong masyarakat dan wisatawan lokal dan internasional untuk bersama-sama menjaga kelestarian ekosistem bawah laut bagi generasi mendatang," ungkap Yahya.

Penenggelaman terumbu karang ini bukan kali pertama yang dilakukan Pelni. Sebelumnya, Pelni telah berkontribusi pada penenggelaman struktur terumbu karang buatan Domus Arcae Similis di Pulau Sepa - Kepulauan Seribu (2017), Domus Hippocampi di Pulau Bangka - Sulawesi Utara (2018), dan Domus Frosiquilo di Pantai Jikomalomo - Ternate (2019).

(Baca Juga: Bappenas dan KKP Genjot Ekonomi Pesisir Lewat Terumbu Karang)

Kepedulian Pelni untuk ekosistem laut ini pun juga semakin menunjukkan bahwa kegiatan TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan) Pelni ini sejalan dengan SDG's (Suistanable Development Goals) untuk Bidang Air Bersih dan Sanitasi Layak, BIdang Penanganan Perubahan Iklim, dan Bidang Ekosistem Lautan; di mana melalui terumbu karang ini diharapkan ada keberlanjutan ekosistem baik untuk biota laut dan dapat membantu meningkatkan pembangunan ekonomi lingkungan dan sosial sehingga mendorong daerah tersebut untuk menjadi daerah pariwisata yang semakin layak.

Pelni sebagai BUMN yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 83 pelabuhan serta melayani 1.100 ruas. Selain angkutan penumpang, Pelni juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah 3TP di mana kapal perintis menyinggahi 275 pelabuhan dengan 3.739 ruas.

Pelni juga mengoperasikan sebanyak 20 kapal Rede. Sedangkan pada pelayanan bisnis logistik, kini Pelni mengoperasikan 4 kapal barang, 8 kapal tol laut serta 1 kapal khusus ternak.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hari Bumi, Pertamina...
Hari Bumi, Pertamina Patra Niaga Jaga Ekosistem Laut Pulau Pramuka
MPMX Perkuat Strategi...
MPMX Perkuat Strategi ESG Lewat Transplantasi Terumbu Karang di Labuan Bajo
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga JBB Gelar Pelatihan Konservasi di Pulau Untung Jawa
Digitalisasi Maritim,...
Digitalisasi Maritim, Pelni dan DTP Perkuat Layanan Berbasis Teknologi Satelit LEO BuanterOne
Cara Jasindo Ikut Menjaga...
Cara Jasindo Ikut Menjaga Warisan Alam di Hutan Kalsel
ASABRI Tanam Terumbu...
ASABRI Tanam Terumbu Karang di Bali Dorong Pertumbuhan Ekonomi Biru
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kemenhut-YKAN Perkuat...
Kemenhut-YKAN Perkuat Transformasi Pengelolaan Hutan Berbasis Sains dan Data
Rekomendasi
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Berita Terkini
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved