Indonesia Masih Kalah dari Malaysia Soal Ekonomi Syariah
Rabu, 16 Desember 2020 - 08:50 WIB
loading...
A
A
A
"Kedua indikator tesebut adalah hasil nyata implementasi Masterplan Ekonomi Syariah (MEKSI) 2019-2024 yang merupakan kerangka kerja pembangunan, strategi dan rencana aksi pengembangan ekonomi syariah Indonesia," katanya.
(Baca Juga: Bersaing dengan Malaysia, Posisi Ekonomi Syariah RI Cukup Strategis )
Dia mengungkapkan, Indonesia adalah salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat, dengan aset keuangan syariah naik dari USD86 miliar di 2018 menjadi USD99 miliar pada tahun 2019. Rencana merger 3 bank HIMBARA menjadi Bank Syariah Indonesia diprediksi dapat lebih mempercepat pertumbuhan keuangan syariah Indonesia.
"Pemerintah Indonesia terus meningkatkan komitmennya di sektor takaful, yaitu dengan mengeluarkan amandemen aturan pembebasan kepemilikan saham asing di unit usaha takaful dari 80% menjadi lebih," tandasnya.
(Baca Juga: Bersaing dengan Malaysia, Posisi Ekonomi Syariah RI Cukup Strategis )
Dia mengungkapkan, Indonesia adalah salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat, dengan aset keuangan syariah naik dari USD86 miliar di 2018 menjadi USD99 miliar pada tahun 2019. Rencana merger 3 bank HIMBARA menjadi Bank Syariah Indonesia diprediksi dapat lebih mempercepat pertumbuhan keuangan syariah Indonesia.
"Pemerintah Indonesia terus meningkatkan komitmennya di sektor takaful, yaitu dengan mengeluarkan amandemen aturan pembebasan kepemilikan saham asing di unit usaha takaful dari 80% menjadi lebih," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :