BUMN Diminta Melek Digital, Erick Thohir Singgung PLN
Rabu, 16 Desember 2020 - 12:42 WIB
loading...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta kepada seluruh perusahaan pelat merah untuk adaptif terhadap transformasi digital. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta kepada seluruh perusahaan pelat merah untuk adaptif terhadap transformasi digital . Permintaan ini disampaikannya agar pelayanan perusahaan pelat merah bisa memberikan layanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat.
(Baca Juga: BRI Data Hackathon 2021 Dorong Transformasi Digital dan Literasi Data )
Adapun terang dia, BUMN harus mengubah sistem bisnisnya untuk menerapkan ke digital. Hal ini telah dilakukan PT PLN (Persero), yang mau berbenah diri memperbaiki sistem pelayanannya.
"Era digital ini harus dikembangkan, makanya kita ingin ubah skema bisnisnya. Kemarin PLN sudah mereformasi salah satu direksi, sekarang ada direktur ritel. Tadinya PLN mungkin karena monopoli listrik, (nyuruh customer) ayo datang ke sini, kalau enggak datang ke sini saya enggak layanin. Sekarang bukan era seperti itu," kata Erick Thohir dalam video virtual, Rabu (16/12/2020).
Namun demikian, ia menilai pemasangan divisi ritel di PLN belum cukup bagi dirinya. Erick meminta PLN yang telah diberi hak untuk memonopoli sistem kelistrikan di Indonesia agar terus bertransformasi.
(Baca Juga: BRI Data Hackathon 2021 Dorong Transformasi Digital dan Literasi Data )
Adapun terang dia, BUMN harus mengubah sistem bisnisnya untuk menerapkan ke digital. Hal ini telah dilakukan PT PLN (Persero), yang mau berbenah diri memperbaiki sistem pelayanannya.
"Era digital ini harus dikembangkan, makanya kita ingin ubah skema bisnisnya. Kemarin PLN sudah mereformasi salah satu direksi, sekarang ada direktur ritel. Tadinya PLN mungkin karena monopoli listrik, (nyuruh customer) ayo datang ke sini, kalau enggak datang ke sini saya enggak layanin. Sekarang bukan era seperti itu," kata Erick Thohir dalam video virtual, Rabu (16/12/2020).
Namun demikian, ia menilai pemasangan divisi ritel di PLN belum cukup bagi dirinya. Erick meminta PLN yang telah diberi hak untuk memonopoli sistem kelistrikan di Indonesia agar terus bertransformasi.
Lihat Juga :