Dana Kurang, Tak Ada Salahnya Pakai Konsep Rumah Tumbuh
Rabu, 16 Desember 2020 - 15:14 WIB
loading...
A
A
A
Kekuatan struktur pun wajib direncanakan saat proses pembangunan pertama sehingga tidak diperlukan suntik-menyuntik struktur lagi, dengan penambahan kolom misalnya. Demikian dengan letak tangga, meski di pembangunan awal belum dihadirkan tangga, tetapi lokasinya sudah ditentukan sejak awal.
"Sehingga ketika membangun tahap berikutnya tidak perlu repot membongkar ruang yang ada demi hadirnya sebuah tangga," papar Egha.
Desain fasad bangunan lantai 1 pun harus diselaraskan dengan fasad lantai 2, meski waktu membangunnya tidak bersamaan. Gaya desain harus sama agar tidak ada perbedaan yang mencolok dan terkesan tidak menyatu. "Lalu bagaimana saat mau lanjut tinggal kerjakan enggak perlu bongkar ini itu," sebutnya. (Baca juga: Guardiola: Arsenal Harus Percaya Pada Arteta)
Egha mengatakan, konsep ini juga sempat digunakan pada saat pihaknya menggarap rumah The Twins di kawasan Cipulir, Jakarta Selatan. Rumah tersebut mendapatkan atensi dunia internasional, dan memenangkan salah satu penghargaan pada ajang Artichizer Awards.
Pada awalnya pemilik rumah hanya memiliki dana pas-pasan, yakni Rp150 juta untuk membangun rumah. Egha menyebutkan, uang sebesar itu tidak cukup, maka dari itu pihaknya menawarkan konsep rumah bertumbuh. "Maka kami tawarkanlah konsep rumah tumbuh. Awalnya, tahap pertama cuma bangun yang pendek. Kemudian tahap dua bangun satu lantai terus didak, tahap terakhir baru yang lantai dua pada bangunan satunya," papar Egha. (Aprilia S Andyna)
"Sehingga ketika membangun tahap berikutnya tidak perlu repot membongkar ruang yang ada demi hadirnya sebuah tangga," papar Egha.
Desain fasad bangunan lantai 1 pun harus diselaraskan dengan fasad lantai 2, meski waktu membangunnya tidak bersamaan. Gaya desain harus sama agar tidak ada perbedaan yang mencolok dan terkesan tidak menyatu. "Lalu bagaimana saat mau lanjut tinggal kerjakan enggak perlu bongkar ini itu," sebutnya. (Baca juga: Guardiola: Arsenal Harus Percaya Pada Arteta)
Egha mengatakan, konsep ini juga sempat digunakan pada saat pihaknya menggarap rumah The Twins di kawasan Cipulir, Jakarta Selatan. Rumah tersebut mendapatkan atensi dunia internasional, dan memenangkan salah satu penghargaan pada ajang Artichizer Awards.
Pada awalnya pemilik rumah hanya memiliki dana pas-pasan, yakni Rp150 juta untuk membangun rumah. Egha menyebutkan, uang sebesar itu tidak cukup, maka dari itu pihaknya menawarkan konsep rumah bertumbuh. "Maka kami tawarkanlah konsep rumah tumbuh. Awalnya, tahap pertama cuma bangun yang pendek. Kemudian tahap dua bangun satu lantai terus didak, tahap terakhir baru yang lantai dua pada bangunan satunya," papar Egha. (Aprilia S Andyna)
(ysw)
Lihat Juga :