Erick Thohir Ingatkan Teknologi dan Inovasi Kunci Daya Saing BUMN
Rabu, 16 Desember 2020 - 14:06 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menekankan bahwa kepemimpinan teknologi dan inovasi merupakan kunci ke depan bagi BUMN.
"Saya menekankan sejak awal sebelum pandemi Covid-19 terjadi, kita sudah sosialisasikan kepada seluruh direksi terkait lima pilar BUMN. Salah satu yang kita tekankan bagaimana kepemimpinan teknologi dan inovasi merupakan kunci ke depan," ujarnya dalam acara Indonesia Digital Conference (IDC) 2020 secara virtual, Rabu (16/12/2020).
Dia meyakini inovasi dan digitalisasi tidak hanya meningkatkan daya saing dari BUMN sendiri tetapi juga meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memastikan keberpihakan pada yang kecil.
(Baca juga: Terselip Ambisi Besar Erick Thohir di Dalam Merger 3 Bank Syariah BUMN )
"Karena selain BUMN diharuskan berbisnis, memberikan dividen yang besar kepada pemerintah, tetapi tidak lupa meningkatkan pelayanan publik karena kita merupakan lokomotif pertumbuhan ekonomi yang ada di Indonesia," jelasnya.
Erick menuturkan, saat ini BUMN sangat agresif melakukan kerja sama dan membangun infrastruktur yang bisa ke arah digital. Hal ini diharapkan bisa mengangkat secara keseluruhan daya saing BUMN di bidang teknologi.
"Apakah big data, artificial intelligence (AI), dan termasuk yang ingin kita benahi bahwa BUMN harus masuk bekerja sama R&D dengan universitas-universitas," ungkapnya.
"Saya menekankan sejak awal sebelum pandemi Covid-19 terjadi, kita sudah sosialisasikan kepada seluruh direksi terkait lima pilar BUMN. Salah satu yang kita tekankan bagaimana kepemimpinan teknologi dan inovasi merupakan kunci ke depan," ujarnya dalam acara Indonesia Digital Conference (IDC) 2020 secara virtual, Rabu (16/12/2020).
Dia meyakini inovasi dan digitalisasi tidak hanya meningkatkan daya saing dari BUMN sendiri tetapi juga meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memastikan keberpihakan pada yang kecil.
(Baca juga: Terselip Ambisi Besar Erick Thohir di Dalam Merger 3 Bank Syariah BUMN )
"Karena selain BUMN diharuskan berbisnis, memberikan dividen yang besar kepada pemerintah, tetapi tidak lupa meningkatkan pelayanan publik karena kita merupakan lokomotif pertumbuhan ekonomi yang ada di Indonesia," jelasnya.
Erick menuturkan, saat ini BUMN sangat agresif melakukan kerja sama dan membangun infrastruktur yang bisa ke arah digital. Hal ini diharapkan bisa mengangkat secara keseluruhan daya saing BUMN di bidang teknologi.
"Apakah big data, artificial intelligence (AI), dan termasuk yang ingin kita benahi bahwa BUMN harus masuk bekerja sama R&D dengan universitas-universitas," ungkapnya.
Lihat Juga :