Ini Langkah Pemerintah Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi

Rabu, 16 Desember 2020 - 14:33 WIB
loading...
Ini Langkah Pemerintah...
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto meminta semua pihak menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 telah memukul ekonomi Indonesia dan negara-negara lainnya di dunia. Secara perlahan situasi yang buruk tersebut telah berangsur membaik.

Hal itu dapat terlihat dari, pertumbuhan ekonomi yang meningkat dari kuartal II hingga neraca perdagangan yang surplus sampai pada bulan Oktober. Dengan pencapaian hasil positif di berbagai sektor, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta semua pihak agar dapat menjaga momentum pemulihan ekonomi tersebut.

(Baca Juga: Dana Pemulihan Ekonomi Sudah Ngucur Rp481,6 Triliun per 14 Desember)

"Momentum pemulihan ekonomi perlu dijaga dan ditingkatkan," katanya dalam Webinar IDX Channel Economic Outlook Festival 2021, Rabu (16/12/2020).

Ia menyampaikan untuk menjaga momentum perbaikan ekonomi pemerintah akan terus berupaya dalam pengadaan vaksin. Sebab dengan adanya vaksin, akan membantu pemerintah dalam melakukan pemulihan ekonomi nasional.

"Pengadaan vaksin akan menjadi prioritas pemerintah. vaksin ini bisa menjadi game changer dan dapat membantu untuk pemulihan ekonomi nasional," terangnya.

Ia menambahkan, selain vaksin, pemerintah berkomitmen melanjutkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan alokasi anggaran sebesar Rp372,3 triliun di 2021. Alokasi anggaran ini telah disiapkan untuk mendorong percepatan implementasi di program perlindungan sosial, sektoral/pemda, padat karya dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

(Baca Juga: Gelombang Kedua Covid-19 Tidak Akan Mengganggu Pemulihan Ekonomi Global)

"Seluruh rangkaian program ini ditujukan untuk mendukung penciptaan lapangan kerja sehingga membantu penyerapan tenaga kerja," ujar Airlangga.

Tak hanya itu, adanya UU Cipta Kerja juga dapat mendorong pemulihan ekonomi. Dengan adanya aturan tersebut, memudahkan investor dalam berusaha sehingga dapat meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan pekerjaan.

"Dengan berbagai kebijakan yang dikeluarkan, maka ekonomi Indonesia diyakini dapat tumbuh di kisaran 4,5% sampai 5,5% dengan inflasi terjaga di 3%," tutupnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Rekomendasi
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Ruben Onsu Buka Suara...
Ruben Onsu Buka Suara soal Video Viral Thalia Onsu, Singgung Pengaruh Lingkungan Anak
Berita Terkini
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved