Sri Mulyani Yakini Ekonomi Digital Bisa Kurangi Kemiskinan

Rabu, 16 Desember 2020 - 16:38 WIB
loading...
Sri Mulyani Yakini Ekonomi...
Ekonomi digital diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengurangi angka kemiskinan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah bertekad terus meningkatkan akselerasi transformasi digital . Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yakin, teknologi digital akan meningkatkan kehidupan masyarakat dan mengurangi kemiskinan.

(Baca Juga: Digitalisasi Adalah Kunci Saat Covid-19 Masih Jadi Musuh Besar di 2021)

"Ekonomi digital dapat meningkatkan kehidupan masyarakat. Ekonomi digital juga bisa mengurangi masyarakat miskin," kata Sri Mulyani dalam konferensi secara virtual, Rabu (16/12/2020).

Dia mengatakan, agar Indonesia bisa memanfaatkan ekonomi digital, maka harus dibangun infrastruktur yang dibutuhkan. Salah satunya adalah membangun ekosistem yang lebih praktis.

"Kita harus melihat realisasi nilai tambah digital ini. Karena digital ekonomi bisa mendorong pengurangan kemiskinan. Makanya dibutuhkan sebuah design policy," tuturnya.

(Baca Juga: Masa Pandemi, Pelaku Ekonomi Kreatif Harus Adaptif dan Lakukan Transformasi Digital)

Untuk melakukan tranformasi digital ini, lanjut dia, Kemenkeu akan bekerja sama dengan Kementerian lain. "Kita harus bergotong royong untuk menciptakan transformasi digital ini," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
BRImo Raih Penghargaan...
BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026
Dukung Transformasi...
Dukung Transformasi Digital, Gedung Pertunjukan Jakarta Terapkan Sistem Pemesanan Tiket Terintegrasi
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Lewat Indonesia Tech...
Lewat Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026, Telkom Kokohkan Fondasi Digital Nasional
Rekomendasi
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved