Mainkan 8 Saham Ini Saat IHSG Bakal Melanjutkan Tren Penguatan

Kamis, 17 Desember 2020 - 07:12 WIB
loading...
Mainkan 8 Saham Ini...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpeluang kembali melanjutkan penguatan, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpeluang kembali melanjutkan tren penguatan, dimana ada potensi bullish continuation. Sementara sebelumnya, IHSG kokoh di zona hijau usai berakhir naik 88,51 poin atau 1,5% ke 6.098,64 atau 6.099.

(Baca Juga: Dengar Jokowi Gratiskan Vaksin Covid-19, IHSG Melesat Terbang bak Iron Man )

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji mengatakan, berdasarkan indikator, adapun MACD, Stochastic maupun RSI masih menunjukkan sinyal positif. "Di sisi lain, terlihat beberapa pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," kata Nafan Aji di Jakarta, Kamis (17/12/2020).

Pada penutupan perdagangan, Rabu (16/12/2020) kemarin, terdapat 278 saham menguat, 209 saham melemah dan 146 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp22,2 triliun dari 36,6 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

(Baca Juga: Waspada, Pergerakan IHSG Ngeri-ngeri Sedap di Akhir Tahun )

Indeks LQ45 naik 23,33 poin atau 2,47 persen ke 970,06, indeks JII naik 16,70 poin atau 2,60 persen ke 658,54, indeks IDX30 naik 12,71 poin atau 2,48 persen ke 525,46 dan indeks MNC36 naik 7,22 poin atau 2,20 persen ke 335,15.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. ADHI

Terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Sell on strength” pada area level 1290 – 1320, dengan target harga di level 1215. Resistance: 1355.

2. AKRA

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 3190 – 3280, dengan target harga secara bertahap di level 3360, 3440 dan 3770. Support: 3110.

3. BEEF,

Terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Sell on strength” pada area level 176 - 189, dengan target harga di level 167. Resistance: 192.

4. BRPT

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat beberapa pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1240 – 1260, dengan target harga secara bertahap di level 1310, 1650 dan 1985. Support: 1165.

5. CTRA

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 880 – 900, dengan target harga secara bertahap di level 930 dan 1050. Support: 865.

6. ICBP

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 9700 – 9800, dengan target harga secara bertahap di level 10100, 10600, 11100 dan 11600. Support: 9600.

7. INDF

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 6900 – 6950, dengan target harga secara bertahap di level 7400, 7600 dan 8375. Support: 6800 & 6460.

8. TBIG

Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 1470 – 1490, dengan target harga secara bertahap di level 1525, 1575, 1700 dan 1820. Support: 1455.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved