BI Diprediksi Tahan Suku Bunga Acuan di Level 3,75%

Kamis, 17 Desember 2020 - 08:51 WIB
loading...
BI Diprediksi Tahan...
Ekonom mengatakan, kebijakan suku bunga acuan BI yang tetap di level 3,75%. Diperkirakan masih konsisten untuk menjaga stabilitas rupiah serta menjangkar ekspektasi inflasi dalam jangka pendek. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan BI 7 Days (Reserve) Repo Rate (BI-7DRR) di level 3,75% pada rapat dewan gubernur (RDG) pada bulan Desember 2020. Sebelumnya BI memutuskan untuk memangkas suku bunga BI7RR pada RDG bulan November yang lalu dan sepanjang tahun 2020 tercatat sudah memotong suku bunga acuan sebesar 125 basis point (bps).

(Baca Juga: Suku Bunga Acuan BI Bakal Dirilis, Ramalan IHSG Bergerak Terbatas )

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, kebijakan suku bunga acuan BI yang tetap di level 3,75%. Diperkirakan masih konsisten untuk menjaga stabilitas rupiah serta menjangkar ekspektasi inflasi dalam jangka pendek.

"Dari sisi rupiah, volatilitas rupiah cenderung menurun sejak awal Desember ditopang oleh sentimen risiko yang cenderung membaik setelah perkembangan vaksin di berbagai negara termasuk pemerintah Indonesia yang berkomitmen untuk mendorong proses vaksinasi pada semester I tahun 2021 dengan telah didatangkannya vaksin dengan jumlah 1,2 juta dosis yang akan dilanjutkan pada awal tahun 2021 mendatang," kata Josua saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (17/12/2020).

Penurunan volatilitas tersebut mendukung stabilnya nilai tukar rupiah dalam jangka pendek. Sementara itu, terkait dengan ekspektasi inflasi tahun 2021 juga diperkirakan akan cenderung meningkat sejalan dengan ekspektasi pemulihan sisi permintaan perekonomian sehingga mendorong peningkatan inflasi 2021 >2% dibandingkan dengan inflasi akhir tahun 2020 yang diperkirakan <2%.

(Baca Juga: Bank Indonesia: Suku Bunga Acuan Tetap Rendah di 2021 )

Selain peningkatan inflasi yang didorong oleh pemulihan sisi permintaan perekonomian, peningkatan inflasi juga berpotensi dipengaruhi oleh kebijakan kenaikan tarif cukai hasil tembakau yang akan mulai berlaku pada awal tahun 2021.

"Meskipun suku bunga acuan BI diperkirakan tetap pada bulan ini, namun transmisi penurunan suku bunga acuan BI diperkirakan masih akan terus berlanjut dalam jangka pendek ini sedemikian sehingga dapat mendukung pemulihan pelaku usaha baik UMKM dan korporasi yang akan mendorong proses pemulihan ekonomi Indonesia pada tahun 2021," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rekomendasi
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved