Industri Batu Bara RI Bisa Jadi Pemain Global, Begini Caranya
Kamis, 17 Desember 2020 - 12:12 WIB
loading...
A
A
A
"Industri batu bara di Indonesia tumbuh signifikan dalam beberapa dekade terakhir, bahkan nilai ekspornya berkontribusi terhadap 31,7% ekspor batu bara global," katanya.
Studi Oxford Institute for Energy Studies menyebutkan, bahwa industri batu bara menyumbang sedikitnya 4% dari total Produk Domestik Bruto (GDP) Indonesia. Hal tersebut juga diperkuat dengan rencana Indonesia dalam menjajaki peluang ekspor batubara ke beberapa negara lain seperti Bangladesh, Pakistan dan Vietnam.
“Jenis batu bara dari Indonesia cocok sebagai bahan campuran, dan salah satu anggota kami dari Indonesia, Berau (Berau Coal) sangat berpengalaman dalam mengolah batubara yang diproduksi dari beberapa tambang batubara Indonesia,” terangnya.
Manook melanjutkan, Indonesia sebagai negara rumah cadangan batu bara terbesar ke-10 dunia menurut BP Statistical Review of World Energy 2019, berperan penting dalam menjamin keamanan dan ketahanan energi tidak hanya dalam ranah kawasan ASEAN, namun juga secara global. Terlebih, berdasarkan laporan dari IEA CCC tahun 2019, produksi batubara Indonesia memberikan kontribusi positif terhadap aspek makro ekonomi domestik.
“Lebih jauh, hal ini bukan hanya mengenai isu batu bara saja, namun tentang hak setiap negara berkembang untuk memilih teknologi energi bersih untuk menciptakan manfaat ekonomi serta menjamin keamanan pasokan energinya,“ tegas Manook.
Studi Oxford Institute for Energy Studies menyebutkan, bahwa industri batu bara menyumbang sedikitnya 4% dari total Produk Domestik Bruto (GDP) Indonesia. Hal tersebut juga diperkuat dengan rencana Indonesia dalam menjajaki peluang ekspor batubara ke beberapa negara lain seperti Bangladesh, Pakistan dan Vietnam.
“Jenis batu bara dari Indonesia cocok sebagai bahan campuran, dan salah satu anggota kami dari Indonesia, Berau (Berau Coal) sangat berpengalaman dalam mengolah batubara yang diproduksi dari beberapa tambang batubara Indonesia,” terangnya.
Manook melanjutkan, Indonesia sebagai negara rumah cadangan batu bara terbesar ke-10 dunia menurut BP Statistical Review of World Energy 2019, berperan penting dalam menjamin keamanan dan ketahanan energi tidak hanya dalam ranah kawasan ASEAN, namun juga secara global. Terlebih, berdasarkan laporan dari IEA CCC tahun 2019, produksi batubara Indonesia memberikan kontribusi positif terhadap aspek makro ekonomi domestik.
“Lebih jauh, hal ini bukan hanya mengenai isu batu bara saja, namun tentang hak setiap negara berkembang untuk memilih teknologi energi bersih untuk menciptakan manfaat ekonomi serta menjamin keamanan pasokan energinya,“ tegas Manook.
Lihat Juga :