Meski Terdampak Pandemi, Tugu Insurance Catat Laba Bersih Rp235 Miliar

Jum'at, 18 Desember 2020 - 18:25 WIB
loading...
A A A
Presiden Direktur Tugu Insurance, Indra Baruna mengatakan perseroan memang turut mengalami dampak atas krisis global pandemi Covid-19, namun pihaknya sangat bersyukur bahwa kerja kerasnya masih menghasilkan pencatatan laba maupun kinerja yang positif.

“Selain itu kami juga berhasil meningkatkan outlook perseroan menjadi ‘Stable’ disamping mempertahankan selama lima tahun berturut – turut peringkat Rating Internasional ‘A- (Excellent)’ dari A.M. Best, yang merupakan lembaga pemeringkat global di bidang perasuransian,” kata Indra saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dan Public Expose (Pubex) Tugu Insurance 2020 di Jakarta, Jumat (18/12/2020).

Saat ini Tugu Insurance masih menjadi satu-satunya perusahaan asuransi umum nasional yang memiliki predikat Rating Internasional ‘A- (Excellent)’ dari A.M. Best. Peringkat ini mencerminkan posisi keuangan Tugu Insurance yang sangat kuat, didukung oleh operasional bisnis yang kuat dan manajemen risiko yang memadai.

Fokus strategi Tugu Insurance masih sesuai dengan komitmen saat Initial Public Offering (IPO) pada Mei 2018 lalu yaitu optimalisasi bisnis korporasi dan komersial, pengembangan bisnis retail dan perluasan bisnis asuransi. Kontribusi segmen retail dalam portofolio induk perusahaan telah mencapai porsi sebesar 8,1% di September 2020, dengan total Premi Bruto sebesar Rp214 miliar.

Segmentasi retail berasal dari lini bisnis asuransi kendaraan bermotor, kecelakaan diri, kesehatan dan rumah tinggal, dimana kontribusi terbesar masih dari produk asuransi kendaraan bermotor sebesar 67%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Pemanfaatan Big Data...
Pemanfaatan Big Data Analytics di Perusahaan Reasuransi
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Awali 2026 dengan Kinerja...
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional
Rekomendasi
Road To Kilau Raya MNCTV...
Road To Kilau Raya MNCTV Siap Ajak Warga Klaten Joget dan Nyanyi Lagu-Lagu Viral
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved