Pertamina Ambil Bagian Dalam Pembangunan Pelabuhan Patimban di Subang
Minggu, 20 Desember 2020 - 17:47 WIB
loading...
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat, PT Pertamina (Persero) akan melakukan pembangunan energi di Pelabuhan Internasional Patimban, Subang, Jawa Barat. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat, PT Pertamina (Persero) akan melakukan pembangunan energi di Pelabuhan Internasional Patimban , Subang, Jawa Barat. Pembangunan itu sebagai dukung perseroan terhadap operasional di kawasan pelabuhan dan sekitarnya.
"Ini juga akan ada Pertamina yang akan melakukan pembangunan dukungan energi bagi pelabuhan patimban dan sekitarnya," ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Minggu (20/12/2020).
(Baca Juga: Pelabuhan Patimban Jadi Kunci Penghubung Antarkawasan, Perdana Ekspor 140 Unit Mobil )
Selain Pertamina mengambil bagian bagi pembangunan di kawasan pelabuhan, Proyek Strategi Nasional (PSN) itu juga akan diintegrasikan atau dikoneksikan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Menhub Budi menyebut, hal itu guna mengefisiensikan waktu dan biaya logistik nasional di wilayah tersebut.
Tak hanya itu, sejumlah moda transportasi darat juga didesain agar bisa disinergikan dengan Pelabuhan Patimban. Misalnya jalan tol dan jalan kereta api. Langkah itu diharapkan akan meningkatkan potensi pembangunan 10 kawasan prioritas industri di sepanjang koridor Jawa sehingga perekonomian nasional meningkat dengan bermanfaat luas bagi masyarakat.
"Ini juga akan ada Pertamina yang akan melakukan pembangunan dukungan energi bagi pelabuhan patimban dan sekitarnya," ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Minggu (20/12/2020).
(Baca Juga: Pelabuhan Patimban Jadi Kunci Penghubung Antarkawasan, Perdana Ekspor 140 Unit Mobil )
Selain Pertamina mengambil bagian bagi pembangunan di kawasan pelabuhan, Proyek Strategi Nasional (PSN) itu juga akan diintegrasikan atau dikoneksikan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Menhub Budi menyebut, hal itu guna mengefisiensikan waktu dan biaya logistik nasional di wilayah tersebut.
Tak hanya itu, sejumlah moda transportasi darat juga didesain agar bisa disinergikan dengan Pelabuhan Patimban. Misalnya jalan tol dan jalan kereta api. Langkah itu diharapkan akan meningkatkan potensi pembangunan 10 kawasan prioritas industri di sepanjang koridor Jawa sehingga perekonomian nasional meningkat dengan bermanfaat luas bagi masyarakat.
Lihat Juga :