Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2020 Dipangkas, Menkeu: Lebih Baik dari Malaysia
Senin, 21 Desember 2020 - 20:07 WIB
loading...
A
A
A
Dia merinci, saat ini konsumsi pemerintah untuk keseluruhan tahun diperkirakan berada di kisaran minus 3,1% hingga minus 0,3%. Sedangkan di kuartal IV-2020 mengalami kontraksi.
"Sementara konsumsi pemerintah yang sudah melakukan kerja sangat ekstra keras di kuartal III untuk keseluruhan tahun, masih ada di kisaran antara minus 3,1% untuk keseluruhan tahun ada di kisaran minus 0,3% hingga 0,3 positif," tuturnya.
(Baca Juga: Masih Berat, Pertumbuhan Ekonomi Diprediksi -2,4% di 2020 )
Lalu, untuk investasi masih mengalami kontraksi di kisaran 4% yaitu kuartal IV minus 4,3% hingga 4,0%, sehingga keseluruhan tahun untuk investasi masyarakat atau dunia usaha ada di minus 4,5% hingga minus 4,4%.
Kata dia, rata-rata pertumbuhan ekonomi negara berkembang diprediksi akan minus 3,3% di tahun ini. Sementara itu, Amerika Serikat diprediksi akan minus 4,3%, sementara Tiongkok diproyeksi akan tumbuh positif sekitar 1,9% .
"Sementara konsumsi pemerintah yang sudah melakukan kerja sangat ekstra keras di kuartal III untuk keseluruhan tahun, masih ada di kisaran antara minus 3,1% untuk keseluruhan tahun ada di kisaran minus 0,3% hingga 0,3 positif," tuturnya.
(Baca Juga: Masih Berat, Pertumbuhan Ekonomi Diprediksi -2,4% di 2020 )
Lalu, untuk investasi masih mengalami kontraksi di kisaran 4% yaitu kuartal IV minus 4,3% hingga 4,0%, sehingga keseluruhan tahun untuk investasi masyarakat atau dunia usaha ada di minus 4,5% hingga minus 4,4%.
Kata dia, rata-rata pertumbuhan ekonomi negara berkembang diprediksi akan minus 3,3% di tahun ini. Sementara itu, Amerika Serikat diprediksi akan minus 4,3%, sementara Tiongkok diproyeksi akan tumbuh positif sekitar 1,9% .
(akr)
Lihat Juga :