Neraca Perdagangan Indonesia 2020 Diprediksi Surplus, Tembus USD20 M
Rabu, 23 Desember 2020 - 04:48 WIB
loading...
A
A
A
"Untuk jangka pendeknya, pertama kami akan berfokus pada produk dengan pertumbuhan positif selama pandemi, seperti makanan dan minuman olahan, alat kesehatan, produk pertanian, perikanan, dan agroindustri," ungkapnya.
Ketika pulih dari situasi pandemi, akan berfokus kepada produk seperti otomotif, TPT, alas kaki, besi dan baja, dan yang lainnya. Tentunya, Kemendag juga akan berfokus pada produk baru yang muncul akibat pandemi, seperti produk farmasi dan produk-produk ekspor baru yang merupakan hasil relokasi industri dari beberapa negara ke Indonesia.
"Kami juga akan berfokus pada pasar yang pulih dan mulai pulih pada saat ini sampai satu tahun kedepan, seperti Australia, Selandia Baru, negara-negara Uni Eropa, negara kawasan Timur Tengah, dan beberapa negara di Afrika seperti Aljazair, juga di kawasan Amerika seperti Kanada dan Meksiko," jelas Marolop.
(Baca juga: Kemendag Sayangkan Ekspor Indonesia ke Finlandia yang Cenderung Menurun )
Untuk jangka menengahnya, Kemendag akan berfokus untuk mempertahankan produk yang memiliki market power, meningkatkan produk yang memiliki pangsa pasar potensial, dan memulihkan produk yang kehilangan pangsa.
Ketika pulih dari situasi pandemi, akan berfokus kepada produk seperti otomotif, TPT, alas kaki, besi dan baja, dan yang lainnya. Tentunya, Kemendag juga akan berfokus pada produk baru yang muncul akibat pandemi, seperti produk farmasi dan produk-produk ekspor baru yang merupakan hasil relokasi industri dari beberapa negara ke Indonesia.
"Kami juga akan berfokus pada pasar yang pulih dan mulai pulih pada saat ini sampai satu tahun kedepan, seperti Australia, Selandia Baru, negara-negara Uni Eropa, negara kawasan Timur Tengah, dan beberapa negara di Afrika seperti Aljazair, juga di kawasan Amerika seperti Kanada dan Meksiko," jelas Marolop.
(Baca juga: Kemendag Sayangkan Ekspor Indonesia ke Finlandia yang Cenderung Menurun )
Untuk jangka menengahnya, Kemendag akan berfokus untuk mempertahankan produk yang memiliki market power, meningkatkan produk yang memiliki pangsa pasar potensial, dan memulihkan produk yang kehilangan pangsa.
Lihat Juga :