Batasi Libur Akhir Tahun, Satgas Mohon Pengertian Pelaku Usaha Pariwisata
Jum'at, 25 Desember 2020 - 01:58 WIB
loading...
Wisatawan menikmati suasanaPantai di Lovina Beach Hotel Bali, Rabu (2/12/2020). Foto/Dok SINDOphoto/Ali Masduki
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa libur panjang seringkali berdampak pada meningkatnya kasus. Tidak terkecuali libur natal dan tahun baru kali ini.
“Penting untuk diingat bahwa libur natal dan akhir tahun ini juga memiliki potensi peningkatan kasus apabila pemerintah tidak mengambil kebijakan untuk mengendalikan mobilitas masyarakat,” katanya saat konferensi pers, Kamis (24/12/2020).
(baca juga: Bebas COVID-19, Saudi Catat 5 Juta Jamaah Jalankan Ibadah Umrah )
Seperti diketahui untuk mencegah peningkatan kasus pemerintah menerapkan berbagai syarat bagi pelaku perjalanan. Wiku mengungkapkan bahwa upaya pengetatan melalui persyaratan perjalanan berupa testing merupakan langkah pengendalian peningkatan kasus. “Kami berharap keputusan pemerintah dapat dipatuhi oleh seluruh masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut, Wiku meminta agar para pelaku usaha di sektor wisata dalam memahami kebijakan pemerintah ini. Pasalnya, salah satu yang terdampak adanya pembatasan ini adalah sektor pariwisata.
“Penting untuk diingat bahwa libur natal dan akhir tahun ini juga memiliki potensi peningkatan kasus apabila pemerintah tidak mengambil kebijakan untuk mengendalikan mobilitas masyarakat,” katanya saat konferensi pers, Kamis (24/12/2020).
(baca juga: Bebas COVID-19, Saudi Catat 5 Juta Jamaah Jalankan Ibadah Umrah )
Seperti diketahui untuk mencegah peningkatan kasus pemerintah menerapkan berbagai syarat bagi pelaku perjalanan. Wiku mengungkapkan bahwa upaya pengetatan melalui persyaratan perjalanan berupa testing merupakan langkah pengendalian peningkatan kasus. “Kami berharap keputusan pemerintah dapat dipatuhi oleh seluruh masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut, Wiku meminta agar para pelaku usaha di sektor wisata dalam memahami kebijakan pemerintah ini. Pasalnya, salah satu yang terdampak adanya pembatasan ini adalah sektor pariwisata.
Lihat Juga :