Utang Bagaikan Tsunami, Sri Mulyani: Butuh Kerja Sama Global
Selasa, 29 Desember 2020 - 06:12 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani mengatakan, kolaborasi internasional yang terpadu diperlukan untuk mengelola tsunami utang yang akan datang yang telah digerakkan oleh pandemi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah berfokus pada tantangan domestik dalam waktu dekat, kerja sama global pada akhirnya akan sangat penting untuk mengamankan pemulihan yang berkelanjutan dan inklusif. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, kolaborasi internasional yang terpadu diperlukan untuk mengelola tsunami utang yang akan datang yang telah digerakkan oleh pandemi.
"Banyak negara telah berjuang dengan beban hutang yang tidak berkelanjutan sebelum krisis dan dibutuhkan kerjasama global untuk menghindari penurunan peringkat kredit dan gelombang krisis utang negara di bulan-bulan mendatang," kata Sri Mulyani.
(Baca Juga: Duh! Pemerintah Tambah Sempoyongan Nanggung Beban Utang )
Kata dia dengan kapasitas fiskal yang semakin sempit di mana-mana, reformasi untuk meningkatkan kualitas belanja publik menjadi semakin penting.
(Baca Juga : Serapan Anggaran Belum Maksimal )
"Banyak negara telah berjuang dengan beban hutang yang tidak berkelanjutan sebelum krisis dan dibutuhkan kerjasama global untuk menghindari penurunan peringkat kredit dan gelombang krisis utang negara di bulan-bulan mendatang," kata Sri Mulyani.
(Baca Juga: Duh! Pemerintah Tambah Sempoyongan Nanggung Beban Utang )
Kata dia dengan kapasitas fiskal yang semakin sempit di mana-mana, reformasi untuk meningkatkan kualitas belanja publik menjadi semakin penting.
(Baca Juga : Serapan Anggaran Belum Maksimal )
Lihat Juga :