Aplikasi Digital Perlancar Bisnis Jasa Titipan
Sabtu, 02 Januari 2021 - 11:22 WIB
loading...
Petugas jasa titipan menyerahkan pesanan barang kepada pelanggan. (Foto: Dok/Pribadi)
A
A
A
JASA titipan (jastip) bisa menjadi peluang bisnis besar. Pengusaha startup digital pun mulai berinovasi memfasilitasi bisnis itu dengan teknologi digital.
Aktivitas belanja baru dengan cara menitip ini menjadi alasan berdirinya startup digital Titipku. Ong Tek Tjan dan Henri Suhardja membuat aplikasi itu pada 2017 dan berkantor pusat di Kota Yogyakarta, DIY.
Titipku menonjolkan konsep hyperlocal, artinya konsumen bisa menemukan toko terdekat dari tempat tinggalnya dan berbelanja secara digital di sana. Titipku juga membuat sistem Satu Ongkir yang memungkinkan konsumen berbelanja di banyak pedagang dalam satu area pasar, tapi cukup membayar sekali ongkos kirim. Misi Titipku yang membantu UMKM tumbuh dan menjadi tuan rumah pada era ekonomi digital turut memberikan nilai tambah bagi UMKM Indonesia.
Andre Ian Stephens, Co-Founder & Chief Product Officer Titipku menjelaskan, akibat pandemi mereka kini fokus pada UMKM yang ada di pasar. Sebab, pasar yang paling terdampak dengan adanya pembatasan aktivitas masyarakat.
"Cara pesannya melalui aplikasi Titipku. Pilih pasar nanti akan muncul beberapa toko atau pedagang dan barang-barang yang bisa dipilih. Di Titipku memungkinkan dalam sekali orderan untuk dibelanjakan dari beberapa pedagang dalam satu area yang sama," jelas Andre.
Aktivitas belanja baru dengan cara menitip ini menjadi alasan berdirinya startup digital Titipku. Ong Tek Tjan dan Henri Suhardja membuat aplikasi itu pada 2017 dan berkantor pusat di Kota Yogyakarta, DIY.
Titipku menonjolkan konsep hyperlocal, artinya konsumen bisa menemukan toko terdekat dari tempat tinggalnya dan berbelanja secara digital di sana. Titipku juga membuat sistem Satu Ongkir yang memungkinkan konsumen berbelanja di banyak pedagang dalam satu area pasar, tapi cukup membayar sekali ongkos kirim. Misi Titipku yang membantu UMKM tumbuh dan menjadi tuan rumah pada era ekonomi digital turut memberikan nilai tambah bagi UMKM Indonesia.
Andre Ian Stephens, Co-Founder & Chief Product Officer Titipku menjelaskan, akibat pandemi mereka kini fokus pada UMKM yang ada di pasar. Sebab, pasar yang paling terdampak dengan adanya pembatasan aktivitas masyarakat.
"Cara pesannya melalui aplikasi Titipku. Pilih pasar nanti akan muncul beberapa toko atau pedagang dan barang-barang yang bisa dipilih. Di Titipku memungkinkan dalam sekali orderan untuk dibelanjakan dari beberapa pedagang dalam satu area yang sama," jelas Andre.
Lihat Juga :