Ahli Epidemiologi: Seharusnya Vaksin AstraZeneca Diuji Coba Dulu di Indonesia

Sabtu, 02 Januari 2021 - 23:00 WIB
loading...
Ahli Epidemiologi: Seharusnya...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI), Masdalina Pane, mengatakan terdapat sejumlah kandidat vaksin Covid-19 yang rencananya akan dipergunakan di Indonesia. Namun vaksin-vaksin tersebut belum tentu aman untuk masyarakat. ( Ahli Buka-Bukaan Soal Kabar Suntik Chip Lewat Vaksin COVID-19 )

Sejauh ini ada tiga varian vaksin Covid-19 yang akan dipergunakan di Indonesia, selain dari Sinovac. Ketiga vaksin tersebut antara lain Pfizer, AstraZeneca, dan Novavax. Pfizer dan AstraZeneca memiliki klaim efikasi atau keampuhan yang tinggi, yakni lebih dari 70% untuk Astrazeneca, dan 90% untuk Pfizer. Sementara itu Novavax, belum mengklaim efikasi.

Meski klaim efikasi ketiga vaksin tergolong tinggi, belum tentu semua jenis vaksin itu aman dan ampuh untuk melawan virus corona yang berkembang di masyarakat Indonesia. Pasalnya, belum ada data uji klinis yang mengikutsertakan masyarakat Indonesia.

"Seharusnya vaksin tersebut diuji coba dulu di Indonesia, baru bisa dikatakan aman. Kalau hanya menggunakan referensi (data pasca vaksinasi) dari negara lain, saya no comment," kata Masdalina dalam keterangan resminya, Sabtu (2/2/2020).

Perlu diketahui, jika pengembang vaksin Covid-19 asal Inggris, AstraZeneca, telah mengumumkan berdasarkan data awal dari uji coba fase III, bahwa kandidat vaksinnya memiliki tingkat efektivitas rata-rata sebesar 70%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bio Farma Siapkan 5...
Bio Farma Siapkan 5 Juta Dosis IndoVac untuk Booster Kedua Lansia
Vaksin Lokal IndoVac...
Vaksin Lokal IndoVac Bakal Diekspor ke Afrika, Nigeria Jadi yang Pertama
Uji Klinis Tahap 3 Vaksin...
Uji Klinis Tahap 3 Vaksin Covid-19 BUMN Ditarget Rampung Bulan Ini
VTL Dibahas, Sinyal...
VTL Dibahas, Sinyal Keluar Masuk Indonesia-Singapura Tanpa Karantina?
Jokowi Utus 3 Menteri...
Jokowi Utus 3 Menteri Temui Bos Microsoft, Bahas Apa?
Pimpin G20 Tahun 2022,...
Pimpin G20 Tahun 2022, Ini Tugas-tugas Menantang Buat Indonesia
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
Negara Bagian AS Gugat...
Negara Bagian AS Gugat Pfizer atas Klaim Vaksin Covid-19 yang Dianggap Menyesatkan
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Khawatir Pernah Divaksin AstraZeneca, Begini Penjelasan Kemenkes
Rekomendasi
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Etik Suryani dan Kepala Dinas PU, Sejumlah Dokumen Disita
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Benturan Dua Kutub Komedi:...
Benturan Dua Kutub Komedi: Pandji Pragiwaksono Bertemu Cing Abdel dalam ‘Bold n Bald Versus Show’
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved