Tertarik Beli Apartemen, Hitung Dulu Cicilan KPA Idealnya
Rabu, 06 Januari 2021 - 17:07 WIB
loading...
A
A
A
"Bank juga akan membutuhkan bukti tertulis (slip gaji terakhir, surat keterangan lama bekerja, kemudian foto kopi dari buku tabungan selama 3 bulan terakhir) yang bisa memverifikasi penghasilan, jadi harus benar-benar dipertimbangkan," tuturnya.
Setelah menghitung total penghasilan per bulan, lanjutkan dengan menghitung pengeluaran rutin bulanan dan hutang-hutang berjalan yang dimiliki. Pengeluaran rutin mencangkup biaya untuk memenuhi kebutuhan pangan, sandang, pendidikan, dan kesehatan. Jika Anda memiliki angsuran, jumlahkan semua angsuran yang sedang berjalan termasuk bunganya.
Dengan adanya kewajiban pembayaran cicilan hutang bulanan, Rini pun menjelaskan, maka otomatis bank akan memasukkan sebagai pengeluaran rutin dan mengurangi jumlah pinjaman dan besar cicilan yang bisa diberikan berdasarkan penghasilan. Hal ini disebabkan kewajiban yang berjalan tidak mengurangi kemampuan dalam membayar cicilan hutang bulanan selanjutnya.
Untuk mengetahui berapa cicilan KPA yang ideal, Anda tinggal mengurangi pendapatan total per bulan dengan biaya rutin bulanan dan angsuran yang sedang berjalan. Lalu, hasil dari pengurangan tersebut yang merupakan penerimaan bersih, dikalikan dengan 70%. Angka 70% ini merupakan rasio cicilan kredit maksimal yang aman bagi debitur.
"Itu standar umum, besarnya 70% dari penerimaan bersih (take home pay)," tambahnya.
Setelah menghitung total penghasilan per bulan, lanjutkan dengan menghitung pengeluaran rutin bulanan dan hutang-hutang berjalan yang dimiliki. Pengeluaran rutin mencangkup biaya untuk memenuhi kebutuhan pangan, sandang, pendidikan, dan kesehatan. Jika Anda memiliki angsuran, jumlahkan semua angsuran yang sedang berjalan termasuk bunganya.
Dengan adanya kewajiban pembayaran cicilan hutang bulanan, Rini pun menjelaskan, maka otomatis bank akan memasukkan sebagai pengeluaran rutin dan mengurangi jumlah pinjaman dan besar cicilan yang bisa diberikan berdasarkan penghasilan. Hal ini disebabkan kewajiban yang berjalan tidak mengurangi kemampuan dalam membayar cicilan hutang bulanan selanjutnya.
Untuk mengetahui berapa cicilan KPA yang ideal, Anda tinggal mengurangi pendapatan total per bulan dengan biaya rutin bulanan dan angsuran yang sedang berjalan. Lalu, hasil dari pengurangan tersebut yang merupakan penerimaan bersih, dikalikan dengan 70%. Angka 70% ini merupakan rasio cicilan kredit maksimal yang aman bagi debitur.
"Itu standar umum, besarnya 70% dari penerimaan bersih (take home pay)," tambahnya.
Lihat Juga :