Jerman dan Rusia Kerja Sama Pembuatan Vaksin, Bagaimana Indonesia?

Rabu, 06 Januari 2021 - 22:50 WIB
loading...
Jerman dan Rusia Kerja...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dua pemimpin negara Eropa, yakni Presiden Rusia Vladimir Putin dan Kanselir Jerman Angela Merkel, membahas kemungkinan kedua negara tersebut memproduksi vaksin Covid-19 secara bersama-sama. Seperti dilansir dari laman thelocal.de, gagasan kerja sama itu dibahas melalui panggilan telepon pada hari Selasa (05/01/2021) waktu setempat. ( Baca juga:Alat Rantai Pendingin 70 Derajat Celcius untuk Vaksin Covid-19 Belum Dimiliki Indonesia )

Menurut sumber dari Istana Kremlin, kerja sama Rusia dan Jerman ini difokuskan penekanan pada kemungkinan prospek produksi vaksin secara bersama-sama.

"Masalah kerja sama dalam memerangi pandemi virus Corona dibahas dengan penekanan pada kemungkinan prospek produksi vaksin bersama," kata pejabat Istana Kremlin dalam sebuah pernyataan di laman thelocal.de.

Kremlin menambahkan bahwa kesepakatan antar-kedua negara ini telah tercapai untuk melanjutkan kontak tentang masalah tersebut antara Kementerian Kesehatan kedua negara dan badan-badan khusus di Rusia dan Jerman.

Baru-baru ini, baik Rusia maupun Jerman, sama-sama telah memulai program vaksinasi massal di dalam negeri masing-masing untuk melawan penyebaran virus Corona dan menghindari kembali penutupan akses secara besar atau lockdown.

Seperti sudah diketahui, berdasarkan data dan laporan dari ilmuwan Rusia di Gamaleya Research Institute yang mengembangkan vaksin virus corona, Sputnik V, terungkap fakta bahwa vaksin ini dapat memberikan perlindungan dari virus Covid-19 selama dua tahun di tubuh manusia.

Laporan yang disampaikan oleh Alexander Gintsburg seorang ilmuwan dari Gamaleya Research Institute ini merupakan kabar baik bagi seluruh masyarakat di dunia. Apalagi, sebuah studi yang dimuat di New England Journal of Medicine melaporkan bahwa mayoritas vaksin virus Corona hanya bisa melindungi tubuh seseorang dari virus selama kurang lebih tiga bulan. ( Baca juga:Pakai Setelan Mirip Seragam Polisi, Satpam Merasa Lebih Pede )

Sementara itu, Jerman dan Amerika Serikat telah berkolaborasi dengan menciptakan vaksin Covid-19. Perusahaan Jerman BioNTech dan mitranya di Amerika Serikat, Pfizer, juga telah mengumumkan pada November 2020 yang lalu, bahwa hasil awal dari uji coba fase 3 yang sedang berlangsung menunjukkan, vaksin 90% efektif dalam mencegah infeksi Covid-19.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Pastikan Indonesia...
Bahlil Pastikan Indonesia Dapat Pasokan Minyak Mentah dan LPG dari Rusia
Putin Manfaatkan Lonjakan...
Putin Manfaatkan Lonjakan Harga Minyak, Perusahaan Energi Rusia Diarahkan Segera Bayar Utang
AS Serang Venezuela...
AS Serang Venezuela hingga Rumah Putin Ditembaki Drone, Harga Emas Diramal Menggila
Momen Prabowo di Depan...
Momen Prabowo di Depan Xi Jinping dan Putin: BRICS Punya Kekuatan Ekonomi Terbesar
Xi Jinping dan Putin...
Xi Jinping dan Putin Hadiri KTT Virtual BRICS Bahas Tarif Trump, Modi Absen
Lawan Intimidasi AS,...
Lawan Intimidasi AS, Putin dan Xi Ingin Bentuk Tatanan Dunia Baru
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Rekomendasi
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved