PGN Buka Suara Soal Adanya Endorse Saham dengan Putra Presiden Jokowi

Kamis, 07 Januari 2021 - 08:58 WIB
loading...
PGN Buka Suara Soal...
PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN angkat suara terkait cuitan Putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep di media sosial Twitter pribadinya @kaesangp yang kerap mencuitkan mengenai saham PGAS. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN angkat suara terkait cuitan Putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep di media sosial Twitter pribadinya @kaesangp. Seperti diketahui, Kaesang kerap mencuitkan mengenai saham dengan kode PGAS tersebut.

Contohnya pada tweet 4 Januari 2021, dimana Kaesang menyampaikan "Saya masih hold. Saya bukan day to day trader. Saya lihat jangka panjangnya karena saya percaya sama fundamentalnya $PGAS" cuit Kaesang menjawab tweet warganet.

(Baca Juga: Raffi Ahmad hingga Ust Yusuf Mansur Promosikan Saham di Medsos, BEI Peringatkan )

Terkait hal tersebut, Corporate Secretary PGN, Rachmat Hutama membantah, adanya kerja sama endorsement yang dilakukan pihaknya dengan putra Presiden Joko Widodo tersebut. Hal ini disampaikan menindaklanjuti Surat Bursa Efek Indonesia Nomor : S-00059/BEI.PP2/01-2021 tanggal 5 Januari 2021 perihal Permintaan Penjelasan atas pemberitaan di media massa.

"PT Perusahaan Gas Negara Tbk maupun grup Perseroan beserta Afiliasi tidak pernah dan saat ini tidak memiliki kerjasama endorsement dengan figur publik yang disebutkan pada pemberitaan," ujar Rachmat dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (7/1/2021).

(Baca Juga: Nih 10 Rekomendasi Saham Saat IHSG Masih Berpeluang Kembali Perkasa )

Selain itu, Rachmat menegaskan bahwa publik figur tersebut juga tidak memiliki afiliasi dengan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. Tidak hanya PGAS, Kaesang juga diketahui beberapa kali mencuitkan beberapa saham emiten BUMN lainnya di Twitter. Beberapa emiten lainnya yakni PT Kimia Farma Tbk (KAEF) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
Rayakan HUT ke-61, PGN...
Rayakan HUT ke-61, PGN Gelar Sunatan Massal di Seluruh Wilayah Operasional
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
8.275 Anak dari Berbagai...
8.275 Anak dari Berbagai Daerah Dapat Bantuan Safari Ramadan 2026
Rekomendasi
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Menghina Rakyatnya dengan...
Menghina Rakyatnya dengan Sebutan Babi, Presiden Polandia Digugat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved