Yuks Nabung di Bank agar Duit Tambah Banyak, Bukan Dimakan Rayap

Senin, 11 Januari 2021 - 13:32 WIB
loading...
Yuks Nabung di Bank...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Baru-baru ini ramai diperbincangkan sebuah video di media sosial yang memperlihatkan uang tunai rusak dimakan rayap karena disimpan di bawah kasur. Nah, agar kejadian itu tidak terulang menimpa yang lain, sebaiknya simpan uang kita di bank.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengimbau agar masyarakat yang ingin menabung sebaiknya menempatkan uangnya di bank karena lebih aman. "Sudah banyak jenis produk simpanan bank yang bisa dimanfaatkan dan dipilih sesuai kebutuhan masyarakat," ujar Heru di Jakarta, Senin (11/1/2021). ( Baca juga:Instagram Berikan ‘In Memoriam’ di Akun Penumpang Sriwijaya Air SJ182 )

Kata dia, menyimpan uang di perbankan sangat aman serta bisa terhindar dari pencurian ataupun rusak. Apalagi perbankan saat ini diawasi ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan regulator.

Selain itu, menabung di bank sangatlah praktis dan tidak repot dan mudah mengirimkan uang kepada saudara maupun teman tanpa harus datang langsung. "Tidak perlu membawa uang tunai ke mana-mana. Pengiriman uang gampang bisa lewat elektronik," jelasnya. ( Baca juga:Mendag Sebut Harga Kedelai Akan Terus Naik Sampai Mei )

Menyimpan di bank juga mendapatkan imbal hasil dari deposito yang disimpan. Serta dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai aturan yang ada.

"Sudah dijamin LPS hingga Rp2 miliar per nasabah perbankan," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Duit Ratusan Juta Disita...
Duit Ratusan Juta Disita KPK dalam OTT Bupati Lombok Barat
Uang Ratusan Juta Disita...
Uang Ratusan Juta Disita KPK dari OTT Bupati Langkat Syah Afandin
Rekomendasi
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved