Bos BI Sebut 3 Kunci untuk Memperkuat Penggunaan Produk Lokal
Senin, 11 Januari 2021 - 14:06 WIB
loading...
Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan akan terus bersinergi mendukung Gernas BBI di tahun 2021. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menegaskan akan terus bersinergi mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di tahun 2021, melanjutkan komitmen dukungan BI dalam Gernas BBI 2020. Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan ada tiga kunci utama untuk memperkuat Gernas BBI.
Pertama, sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong UMKM unggulan di masing-masing daerah untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar. Kedua, kreativitas dalam menghasilkan karya-karya kreatif yang dapat menarik pasar baik di dalam maupun luar negeri.
(Baca Juga: Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri, Jokowi: Bisa Tekan Defisit Transaksi Berjalan)
"Ketiga, digitalisasi, baik dalam perluasan pasar (onboarding), pengelolaan usaha, maupun sistem pembayaran," kata Perry di Jakarta, Senin (11/1/2021).
Dalam mendukung kesuksesan Gernas BBI di tahun 2021, BI melalui 46 Kantor Perwakilan di daerah akan terus bersinergi mendukung tercapainya 30 juta UMKM terhubung dengan ekosistem digital (onboarding) pada tahun 2023, dengan berperan sebagai Movement Leader melalui berbagai program kreatif yang mengedepankan digitalisasi UMKM.
Peran tersebut dilakukan antara lain dengan memastikan produk UMKM dalam BBI terjaga kualitas dan kuantitasnya melalui program kurasi, menyelenggarakan berbagai kegiatan baik secara luring maupun daring, memperluas target merchant pengguna QRIS hingga 12 juta merchant pada 2021, dan mengkampanyekan Gernas BBI melalui berbagai kegiatan.
Pada tahun 2020, BI sebagai Movement Manager telah mengkampanyekan Gernas BBI dalam berbagai kegiatan, baik daerah, nasional, maupun internasional. BI melalui 46 Kantor Perwakilan BI di daerah menyelenggarakan berbagai kegiatan virtual seperti webinar, onboarding UMKM, showcase, expo, pendampingan, festival kreatif, fashion show, dan business matching yang diikuti oleh +70.000 UMKM ataupun wirausaha di seluruh Indonesia.
Pertama, sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong UMKM unggulan di masing-masing daerah untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar. Kedua, kreativitas dalam menghasilkan karya-karya kreatif yang dapat menarik pasar baik di dalam maupun luar negeri.
(Baca Juga: Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri, Jokowi: Bisa Tekan Defisit Transaksi Berjalan)
"Ketiga, digitalisasi, baik dalam perluasan pasar (onboarding), pengelolaan usaha, maupun sistem pembayaran," kata Perry di Jakarta, Senin (11/1/2021).
Dalam mendukung kesuksesan Gernas BBI di tahun 2021, BI melalui 46 Kantor Perwakilan di daerah akan terus bersinergi mendukung tercapainya 30 juta UMKM terhubung dengan ekosistem digital (onboarding) pada tahun 2023, dengan berperan sebagai Movement Leader melalui berbagai program kreatif yang mengedepankan digitalisasi UMKM.
Peran tersebut dilakukan antara lain dengan memastikan produk UMKM dalam BBI terjaga kualitas dan kuantitasnya melalui program kurasi, menyelenggarakan berbagai kegiatan baik secara luring maupun daring, memperluas target merchant pengguna QRIS hingga 12 juta merchant pada 2021, dan mengkampanyekan Gernas BBI melalui berbagai kegiatan.
Pada tahun 2020, BI sebagai Movement Manager telah mengkampanyekan Gernas BBI dalam berbagai kegiatan, baik daerah, nasional, maupun internasional. BI melalui 46 Kantor Perwakilan BI di daerah menyelenggarakan berbagai kegiatan virtual seperti webinar, onboarding UMKM, showcase, expo, pendampingan, festival kreatif, fashion show, dan business matching yang diikuti oleh +70.000 UMKM ataupun wirausaha di seluruh Indonesia.
Lihat Juga :