Ini Dia Biang Kerok Penyebab Investor Migas Ogah Tanam Duit
Selasa, 12 Januari 2021 - 13:39 WIB
loading...
A
A
A
Moshe menuturkan, pandemi Covid-19 juga memperburuk situasi karena permintaan menurun drastis. Hal ini yang membuat investor maupun kontraktor migas memilih menahan investasi secara besar, terutama di sektor eksplorasi.
"Kami sebagai kontraktor, pemain migas, melihat itu sebagai suatu krisis 2020 karena permintaan menurun. Kondisi harga minyak juga anjlok sehingga investor menahan dulu. Jadi tidak terlalu mengeluarkan modal secara besar, apalagi yang paling banyak kena itu di kegiatan eksplorasi," jelasnya. ( Baca juga:Sekali Lagi Demokrasi Dinilai Mundur, LP3ES: Indonesia Balik Kanan ke Tirani )
Selain itu, restriksi pembatasan sosial berskala besar dan perjalanan luar kota dan luar negeri juga menunda kegiatan operasional. Menurut Moshe, banyak proyek terhambat karena adanya pembatasan sosial termasuk operasi perawatan dan kegiatan lainnya.
"Walaupun perusahaan K3S punya anggaran untuk melakukan proyeknya atau membayar kontraktornya, tapi banyak pekerjaan yang terhambat karena restriksi pembatasan sosial. Mobilisasi material dan peralatan juga jadi terhambat sehingga menyebabkan produksi menurun," tandasnya.
"Kami sebagai kontraktor, pemain migas, melihat itu sebagai suatu krisis 2020 karena permintaan menurun. Kondisi harga minyak juga anjlok sehingga investor menahan dulu. Jadi tidak terlalu mengeluarkan modal secara besar, apalagi yang paling banyak kena itu di kegiatan eksplorasi," jelasnya. ( Baca juga:Sekali Lagi Demokrasi Dinilai Mundur, LP3ES: Indonesia Balik Kanan ke Tirani )
Selain itu, restriksi pembatasan sosial berskala besar dan perjalanan luar kota dan luar negeri juga menunda kegiatan operasional. Menurut Moshe, banyak proyek terhambat karena adanya pembatasan sosial termasuk operasi perawatan dan kegiatan lainnya.
"Walaupun perusahaan K3S punya anggaran untuk melakukan proyeknya atau membayar kontraktornya, tapi banyak pekerjaan yang terhambat karena restriksi pembatasan sosial. Mobilisasi material dan peralatan juga jadi terhambat sehingga menyebabkan produksi menurun," tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :