Jokowi Disuntik Vaksin, Horang Kayah Bakal Belanja Lagi
Rabu, 13 Januari 2021 - 11:21 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah disuntik vaksin Covid-19 pada hari ini Rabu (13/1/2021). Jokowi disuntik sekitar pukul 09.42 WIB.
Kegiatan vaksinasi diperkirakan akan membuat kegiatan usaha bakal kembali pulih. Ekonom Indef Bhima Yudistira mengatakan, kegiatan dunia usaha cenderung akan membaik meskipun bertahap. Apalagi kelas menengah atas bisa kembali mendongkrak daya beli. ( Baca juga:Siap-siap! Ketersediaan Lapangan Kerja Bakal Meningkat )
"Vaksinasi diharapkan mampu membangkitkan gairah belanja konsumen kelompok menengah dan atas," kata Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (13/1/2021).
Sementara membaiknya dunia usaha juga bertumpu pada realisasi belanja pemerintah atau stimulus PEN di awal tahun. Perbaikan dunia usaha dianggap tidak optimal jika distribusi vaksin terhambat.
"Jadi perlu dipastikan target vaksinasi lebih cepat, khususnya vaksin untuk masyarakat dan pelaku usaha," katanya
Sementara itu, ekonom Core Piter Abdullah menilai vaksinasi membantu penanggulangan pandemi, tapi tidak seratus persen menjamin. Jika masyarakat tetap tidak disiplin, vaksinasi bisa menjadi tidak efektif. ( Baca juga:Buntut Penyerbuan Capitol, UE Tolak Kunjungan Mike Pompeo )
"Penanggulangan pandemi masih membutuhkan waktu yang lama. PSBB harus tetap dijalankan secara ketat. Bila itu tak dilakukan, yang terjadi pertumbuhan ekonomi tetap akan rendah. Target 5% sulit dicapai," tandasnya.
Kegiatan vaksinasi diperkirakan akan membuat kegiatan usaha bakal kembali pulih. Ekonom Indef Bhima Yudistira mengatakan, kegiatan dunia usaha cenderung akan membaik meskipun bertahap. Apalagi kelas menengah atas bisa kembali mendongkrak daya beli. ( Baca juga:Siap-siap! Ketersediaan Lapangan Kerja Bakal Meningkat )
"Vaksinasi diharapkan mampu membangkitkan gairah belanja konsumen kelompok menengah dan atas," kata Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (13/1/2021).
Sementara membaiknya dunia usaha juga bertumpu pada realisasi belanja pemerintah atau stimulus PEN di awal tahun. Perbaikan dunia usaha dianggap tidak optimal jika distribusi vaksin terhambat.
"Jadi perlu dipastikan target vaksinasi lebih cepat, khususnya vaksin untuk masyarakat dan pelaku usaha," katanya
Sementara itu, ekonom Core Piter Abdullah menilai vaksinasi membantu penanggulangan pandemi, tapi tidak seratus persen menjamin. Jika masyarakat tetap tidak disiplin, vaksinasi bisa menjadi tidak efektif. ( Baca juga:Buntut Penyerbuan Capitol, UE Tolak Kunjungan Mike Pompeo )
"Penanggulangan pandemi masih membutuhkan waktu yang lama. PSBB harus tetap dijalankan secara ketat. Bila itu tak dilakukan, yang terjadi pertumbuhan ekonomi tetap akan rendah. Target 5% sulit dicapai," tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :