Pertemuan Luhut dan Menlu China Berbuah Kerja Sama Two Countries Twin Parks
Rabu, 13 Januari 2021 - 16:16 WIB
loading...
A
A
A
Kerja sama kedua negara akan mencakup bidang industri kelautan, manufaktur makanan, bahan bangunan, energi, MRO penerbangan, elektronik dan bidang lain yang juga telah disepakati. Dengan demikian, produk-produk dari Indonesia dapat memasuki pasar China yang sangat luas melalui Zona Investasi Yuanhong.
Kerja sama ini diharapkan dapat berkontribusi lebih dari USD 10 miliar terhadap GDP Indonesia, mengurangi defisit perdagangan , menarik lebih dari 100 perusahaan manufaktur terkemuka RRT untuk berinvestasi di Indonesia, serta berkontribusi menumbuhkan lebih dari 1 juta peluang kerja baru.
Baca Juga: Kunjungi China, Luhut Minta Apa Saja ke Menlu Wang Yi?
Aviarna sendiri adalah kawasan industri dengan luas keseluruhan 450an Hektar yang dikelola Argo Manunggal Group yang di dalamnya terdapat kawasan perbaikan pesawat (MRO), kawasan dry port, kawasan tourism dan komersial, serta kawasan mangrove yang dijadikan sebagai tempat wisata.
Selain keunggulan dari segi lokasinya yang bersebelahan dengan Bandara Internasional Ahmad Yani dan memiliki akses ke airside, kawasan dry port yang dimiliki akan mendukung segala aktivitas pengiriman barang melalui jalur kereta api di pulau Jawa.
Kerja sama ini diharapkan dapat berkontribusi lebih dari USD 10 miliar terhadap GDP Indonesia, mengurangi defisit perdagangan , menarik lebih dari 100 perusahaan manufaktur terkemuka RRT untuk berinvestasi di Indonesia, serta berkontribusi menumbuhkan lebih dari 1 juta peluang kerja baru.
Baca Juga: Kunjungi China, Luhut Minta Apa Saja ke Menlu Wang Yi?
Aviarna sendiri adalah kawasan industri dengan luas keseluruhan 450an Hektar yang dikelola Argo Manunggal Group yang di dalamnya terdapat kawasan perbaikan pesawat (MRO), kawasan dry port, kawasan tourism dan komersial, serta kawasan mangrove yang dijadikan sebagai tempat wisata.
Selain keunggulan dari segi lokasinya yang bersebelahan dengan Bandara Internasional Ahmad Yani dan memiliki akses ke airside, kawasan dry port yang dimiliki akan mendukung segala aktivitas pengiriman barang melalui jalur kereta api di pulau Jawa.
(akr)
Lihat Juga :