Kunjungi China, Luhut Minta Apa Saja ke Menlu Wang Yi?
Minggu, 11 Oktober 2020 - 09:39 WIB
loading...
Menko Marves Luhut Pandjaitan bersama Menlu China Wang Yi. Foto/Dok Kemenko Marves
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melakukan kunjungan resmi ke Yunan, China pada tanggal 9-10 Oktober 2020.
Adapun kunjungan Luhut atas undangan Anggota Dewan Negara dan Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Wang Yi, sekaligus sebagai Utusan Khusus Presiden Indonesia.
Luhut dan Wang Yi menggarisbawahi pentingnya untuk kedua negara bersinergi lebih erat pada tatanan bilateral, regional dan multilateral, khususnya dalam menghadapi situasi dunia yang tidak menentu akibat pandemi Covid-19.
Oleh karena itu perdagangan dan investasi, kesehatan, pendidikan dan riset, vaksin, e-commerce, intelegensi artifisial (kecerdasan buatan) serta pertukaran budaya dan masyarakat menjadi topik bahasan utama dalam pertemuan bilateral antara keduanya.
Berbagai permasalahan atau hal penting dibahas dalam pertemuan bilateral dimaksud. Pemerintah China akan menindaklanjuti permohonan dari Luhut agar ada peningkatan akses pasar untuk buah tropis, produk perikanan dan seafood, serta sarang burung wallet dan penambahan impor batu bara dari Indonesia. (Baca juga: Ekspor Indonesia-China Makin Kinclong, Baja dan Kertas Paling Banyak Dikirim )
Adapun kunjungan Luhut atas undangan Anggota Dewan Negara dan Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Wang Yi, sekaligus sebagai Utusan Khusus Presiden Indonesia.
Luhut dan Wang Yi menggarisbawahi pentingnya untuk kedua negara bersinergi lebih erat pada tatanan bilateral, regional dan multilateral, khususnya dalam menghadapi situasi dunia yang tidak menentu akibat pandemi Covid-19.
Oleh karena itu perdagangan dan investasi, kesehatan, pendidikan dan riset, vaksin, e-commerce, intelegensi artifisial (kecerdasan buatan) serta pertukaran budaya dan masyarakat menjadi topik bahasan utama dalam pertemuan bilateral antara keduanya.
Berbagai permasalahan atau hal penting dibahas dalam pertemuan bilateral dimaksud. Pemerintah China akan menindaklanjuti permohonan dari Luhut agar ada peningkatan akses pasar untuk buah tropis, produk perikanan dan seafood, serta sarang burung wallet dan penambahan impor batu bara dari Indonesia. (Baca juga: Ekspor Indonesia-China Makin Kinclong, Baja dan Kertas Paling Banyak Dikirim )
Lihat Juga :