Penyelewengan Bansos Masih Terjadi, DPR Kasih Catatan ke Kemensos

Rabu, 13 Januari 2021 - 16:38 WIB
loading...
Penyelewengan Bansos...
Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Maman Imanulhaq mengatakan, dalam anggaran bantuan sosial (bansos) ini harus menyelesaikan penyelewangan yang masih terjadi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Komisi VIII menggelar rapat mengenai realiasi anggaran Kemensos di tahun 2020 dan tahun 2021. Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Maman Imanulhaq mengatakan, dalam anggaran bantuan sosial (bansos) ini harus menyelesaikan penyelewangan yang masih terjadi.

Menurutnya, hal ini dikarenakan masih ada penerima yang seharusnya tidak berhak mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan terus berulang. "Masih ada penyelewangan pada bansos, masa ada yang orang terus menerus dapat bansos. Padahal masih banyak yang berhak mendapatkan bansos," kata Maman dalam video virtual, Rabu (13/1/2021).

Baca Juga: Bansos Tunai Rp300 Ribu Cair, Warga Ibukota Cek Rekening Segera


Kata dia, malah edukasi tentang adanya bantuan sosial menimbulkan persepsi yang salah. Lantaran, ada yang mau Covid-19 berlangsung lama agar bisa mendapatkan bansos.

Baca Juga: Bu Risma Buka-bukaan Soal Kenapa Penyaluran Bansos Gagal 100% di 2020

"Ada orang miskin baru enggak kebagian. Dan edukasi masyarakat tentang bansos ini malah berterima kasih kepada Covid-19 karena dapat uang Rp600 ribu. Bayangkan orang enggak takut bahaya Covid malah girang dapat Rp600 ribu bansos," jelasnya.

Dia meminta Kemensos harus punya perofrma yang kuat, agar tida ada lagi Menteri yang ditangkap KPK. "Personal internal itu lebih penting dan menyelamatkan bangsa ini," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Belanja Pemerintah per...
Belanja Pemerintah per Januari 2026 Tembus Rp227,4 Triliun, Buat Apa?
Paket Stimulus Ekonomi...
Paket Stimulus Ekonomi I-2026: Bansos Rp17,5 Triliun Bakal Cair Sebelum Lebaran
Mensos Tinjau Penyaluran...
Mensos Tinjau Penyaluran BLT Kesra, PosIND Target Rampung Akhir November
Menata Ulang Bansos,...
Menata Ulang Bansos, Fokus Bakal Beralih ke Lansia dan Disabilitas
Siap-siap! Penyaluran...
Siap-siap! Penyaluran Subsidi BBM, Listrik, hingga Bansos Bakal Pakai Face Recognition
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Kemensos Lelang Emas...
Kemensos Lelang Emas Hadiah Tak Tertebak Senilai Rp10 Miliar, Hasilnya untuk Bantu Keluarga Rentan
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
Rekomendasi
Prabowo: Hukum Tidak...
Prabowo: Hukum Tidak Boleh Menjadi Alat Balas Dendam Politik
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Berita Terkini
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Tarif Listrik Juli-September...
Tarif Listrik Juli-September Tak Naik, Cek Harga per kWh Semua Golongan
Di Motion Trade, Anargya...
Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Transformasi Digital...
Transformasi Digital Kepabeanan, 1.600 Pengguna Jasa Ikuti Sosialisasi Dokap Online Bea Cukai Priok
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved