Terungkap! Ini Penyebab Lion Air Mutar-mutar & Gagal Mendarat di Pontianak
Kamis, 14 Januari 2021 - 18:35 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pesawat milik Garuda Indonesia dan Lion Air rute Jakarta - Pontianak ramai diperbincangkan di media sosial karena gagal mendarat di Bandara International Supadio, Pontianak kemarin, Rabu (13/1). Lion Air akhirnya buka suara sehubungan dengan kejadian tersebut.
Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan sebelum terbang Lion Air penerbangan JT-684 telah dipersiapkan dengan baik. Pesawat yang dioperasikan Boeing 737-800NG registrasi PK-LOR sudah menjalani pemeriksaan sebelum keberangkatan (pre-flight check) dan dinyatakan laik (airworthy for flight).
"Dalam penerbangan ini, Lion Air membawa tujuh awak pesawat, 132 penumpang dewasa, tiga anak-anak dan dua balita. Pesawat lepas landas pukul 12.40 WIB dan diperkirakan tiba pada 13.30 WIB," kata Danang di Jakarta, Kamis (14/1/2021).
Baca Juga: Bos Garuda Benarkan Pesawat Jurusan Pontianak Mendarat di Sumatera
Pada saat mendekati Bandar Udara Internasional Supadio, pilot mendapat informasi dari petugas pengatur lalu lintas udara mengenai perubahan kondisi cuaca yang kurang baik (bad weather). Untuk mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan dikarenakan jarak pandang pendek yang tidak memenuhi persyaratan keamanan pendaratan, pilot memutuskan melakukan pengalihan pendaratan (divert) di Bandar Udara Internasioal Hang Nadim, Batam Kepulauan Riau (BTH).
Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan sebelum terbang Lion Air penerbangan JT-684 telah dipersiapkan dengan baik. Pesawat yang dioperasikan Boeing 737-800NG registrasi PK-LOR sudah menjalani pemeriksaan sebelum keberangkatan (pre-flight check) dan dinyatakan laik (airworthy for flight).
"Dalam penerbangan ini, Lion Air membawa tujuh awak pesawat, 132 penumpang dewasa, tiga anak-anak dan dua balita. Pesawat lepas landas pukul 12.40 WIB dan diperkirakan tiba pada 13.30 WIB," kata Danang di Jakarta, Kamis (14/1/2021).
Baca Juga: Bos Garuda Benarkan Pesawat Jurusan Pontianak Mendarat di Sumatera
Pada saat mendekati Bandar Udara Internasional Supadio, pilot mendapat informasi dari petugas pengatur lalu lintas udara mengenai perubahan kondisi cuaca yang kurang baik (bad weather). Untuk mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan dikarenakan jarak pandang pendek yang tidak memenuhi persyaratan keamanan pendaratan, pilot memutuskan melakukan pengalihan pendaratan (divert) di Bandar Udara Internasioal Hang Nadim, Batam Kepulauan Riau (BTH).
Lihat Juga :