Gempa di Sulbar, Bank Mandiri Alihkan Operasional Cabang di Mamuju
Jum'at, 15 Januari 2021 - 18:47 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Bank Mandiri mengalihkan operasional kantor cabang pembantu (KCP) Mamuju ke KCP MMU Mamuju Tarailu, yang berjarak sekitar 1 jam, pasca gempa 6,2 SR yang mengguncang Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat pada Jumat (15/1), dini hari tadi.
Baca Juga: Basarnas Kirim Tim Bantu Penanganan Korban Gempa Majene
Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan, Bank Mandiri memiliki dua kantor cabang dan 5 unit ATM di lokasi terdampak gempa.
“Dari dua kantor itu, satu cabang, yaitu KCP Mamuju, harus dialihkan operasionalnya karena mengalami sedikit kerusakan infrastruktur. Sedangkan cabang lain, yaitu KCP MMU Mamuju Tarailu masih operasional. Ini kondisi per pukul 11.00 WIB,” katanya Rudi di Jakarta, Jumat (15/1/2021).
Baca Juga: BRI Pastikan Layanan Perbankan Tetap Beroperasi Pasca Gempa Majene dan Mamuju
Dia menambahkan, pihaknya juga mematikan sementara operasional dua unit ATM dan mengamankan isinya, sedangkan tiga unit ATM masih beroperasi normal
“Kami akan terus memantau kondisi 3 ATM yang masih operasional jika terjadi hal-hal yang perlu tindakan lebih lanjut,” katanya.
Baca Juga: Basarnas Kirim Tim Bantu Penanganan Korban Gempa Majene
Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan, Bank Mandiri memiliki dua kantor cabang dan 5 unit ATM di lokasi terdampak gempa.
“Dari dua kantor itu, satu cabang, yaitu KCP Mamuju, harus dialihkan operasionalnya karena mengalami sedikit kerusakan infrastruktur. Sedangkan cabang lain, yaitu KCP MMU Mamuju Tarailu masih operasional. Ini kondisi per pukul 11.00 WIB,” katanya Rudi di Jakarta, Jumat (15/1/2021).
Baca Juga: BRI Pastikan Layanan Perbankan Tetap Beroperasi Pasca Gempa Majene dan Mamuju
Dia menambahkan, pihaknya juga mematikan sementara operasional dua unit ATM dan mengamankan isinya, sedangkan tiga unit ATM masih beroperasi normal
“Kami akan terus memantau kondisi 3 ATM yang masih operasional jika terjadi hal-hal yang perlu tindakan lebih lanjut,” katanya.
(nng)
Lihat Juga :