Direksi dan Karyawan BUMN Harus Siap Dikritik, Erick Thohir: Pujian Adalah Racun

Minggu, 17 Januari 2021 - 04:56 WIB
loading...
Direksi dan Karyawan...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta agar adanya transparansi dan kritik membangun antara direksi emiten plat merah dan karyawannya. Hal itu untuk memperbaiki kinerja kedua pihak.

Khusus untuk pegawai BUMN, dia menyarankan untuk tidak memelihara rasa takut jika ingin memberikan masukan dan saran terhadap kinerja atasan. Bahkan, Erick sendiri ingin mendengar karyawan memberikan kritikan terhadap dirinya.

"Saya juga ingin mendengar langsung kritik dan saran untuk para pimpinan BUMN termasuk saya, sekarang kan era keterbukaan dan transparansi. Jangan takut ini dicatat direksi dan jadi nilai merah kalian," ujar Erick dalam Webinar Account Officer (AO) PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM, Sabtu (16/1/2021).

(Baca juga: Minim Empati, Erick Thohir Sebut Banyak Pimpinan BUMN Kerjanya Leyeh-leyeh Saja )

Dalam kesempatan itu, Mantan Bos Inter Milan itu menegaskan bahwa semua manajemen dan karyawan perseroan negara harus siap menerima kritikan dan saran satu sama lain. Karena pujian semata hanyalah racun bagi BUMN. "Saya rasa kita harus menerima kritik dan saran karena pujian itu racun ya," kata dia.

Erick Thohir juga minta kepada para Account Officer PNM untuk dikritik dan diberi saran terkait kinerja dalam menjalankan bisnis perusahaan. "Saya ingin dengar langsung dari para AO mungkin ada perwakilan. Ada tidak kritik dan saran? karena kalian yang terdepan untuk para pimpinan yang hadir di sini termasuk saya," katanya.

(Baca juga: Holding BUMN untuk UMKM Dorong Efisiensi Pelayanan Usaha Mikro )

Erick menginginkan semua manajemen emiten plat merah terus memelihara rasa empati terhadap persoalan sosial yang terjadi saat ini. Karena itu dia memberikan tantangan bagi manajemen perseroan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan saat ini.

Dia menyebut, banyak pimpinan BUMN yang hanya duduk di belakang meja saja sambari memberikan perintah. Sementara para karyawan atau bawahan yang ditugaskan ke lapangan. Erick menilai, seyogyanya direksi dan komisaris perseroan negara juga harus turun gunung agar mereka merasakan kondisi di lapangan.

Bahkan, mantan Pendiri Mahaka Group itu mengatakan, pihak Account Officer PNM sebagai contoh konkrit bagi manajemen BUMN. Dimana, AO Nasabah PNM selalu terus bersentuhan dengan kondisi masyarakat.

"Saya ingin menantang, seluruh BUMN harus punya empati seperti ini. Kalian (AO PNM) contoh luar biasa bagi pimpinan BUMN, kalian turun langsung ke jalan. Banyak pimpinan BUMN yang hanya duduk saja. Harusnya langsung turun dan merasakan apa yang terjadi di lapangan," ujar dia.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Rekomendasi
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
AS dan Israel Adalah...
AS dan Israel Adalah Dalang Perang Saudara di Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved