IHSG Dibuka Melemah, Saatnya yang Belum Kebagian untuk Memborong

loading...
IHSG Dibuka Melemah, Saatnya yang Belum Kebagian untuk Memborong
foto/ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,13% ke level 6.365.02 pada perdagangan awal pekan ini (18/1). Pelemahan IHSG bisa dimanfaatkan oleh pelaku pasar untuk membeli saham di harga rendah. ( Baca juga:Prediksi IHSG: Bergerak di Level 6.238 - 6.460 )

President Director Astronacci International Gema Goeyardi mengatakan, IHSG melakukan koreksi sehat setelah pekan lalu mengalami kenaikan signifikan. Koreksi ini bisa dimanfaatkan investor yang belum sempat melakukan pembelian.

"Memang saham Indonesia sedang kuat-kuatnya sekarang dan ini bisa dimanfaatkan untuk beli di saat lemah bagi yang kemarin belum sempat," ujarnya pada Market Opening IDX Channel, Senin (18/1/2020).

Dia melanjutkan, secara keseluruhan kondisi pasar global masih uptrend. Investor masih mencermati distribusi vaksin yang dilakukan sejumlah negara apakah terbukti secara klinis bisa berdampak positif. Sementara di Indonesia, investor juga mencermati keberhasilan vaksin Sinovac.



"Secara keseluruhan market masih dalam up trend dan masih ada recovery dari US dollar index yang harus kita lihat karena ada hubungannya dengan rupiah," ungkapnya.

Di sisi lain, neraca Indonesia pada bulan Desember 2020 yang kembali mencetak surplus juga menjadi sentimen positif. Gema mengatakan, sejak 2013 hingga sekarang IHSG cenderung sensitif terhadap kinerja neraca perdagangan. ( Baca juga:Besok, Nindy Ayunda Diperiksa Polisi Terkait Kasus Narkoba Suaminya Askara Harsono )

"Surplus ini akan jadi satu hal yang sangat penting sekali. Salah satu indikasi makro Indonesia kuncinya adalah neraca perdagangan," tuturnya.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top