Kuasai Pangsa Pasar 40%, MNC Pictures Milik MSIN Kokoh jadi Rumah Produksi Sinetron Terbesar di Indonesia!
Senin, 18 Januari 2021 - 10:55 WIB
loading...
A
A
A
"Selain rating tertinggi, "Tukang Ojek Pengkolan" dan Dunia Terbalik" juga menjadi sinetron dengan jumlah episode terbanyak sepanjang masa di Indonesia, dimana saat ini sudah mencapai 2.637 episode untuk "Tukang Ojek Pengkolan" dan 2.337 episode untuk "Dunia Terbalik" serta masih tetap setia menemani seluruh pemirsa di Indonesia," tutur
Titan.
Adapun, induk dari MNC Pictures, yaitu MNC Studios International (MSIN), merupakan penyedia konten media terbesar di Indonesia yang memiliki bisnis utama dalam memproduksi dan mendistribusikan konten-konten siaran terbaik dan berkualitas tinggi melalui semuaplatform media yang ada saat ini, baik melalui sistem analog hingga digital, yaituterrestrialTV(Free to Air), Pay Per View (PayTV), Catch Up TV,Over The Top(OTT),Video on Demand(VOD), Bioskop, dan semua fitur yang ada di dalamInternet Protocol Television(IPTV).
Direktur Utama MNC Studios International Ella Kartika memaparkan bisnis utama MSIN tersebut didukung oleh unit bisnis di bawahnya yang bergerak di bidang produksi drama series atau sinetron, FTV, dan film seperti "Toko Barang Mantan", "Chrisye", "Mars Met Venus", "Koki-Koki Cilik", "Preman Pensiun", "Rompis" dan "Titus: Mystery of the Enygma".
Selain itu, MSIN memproduksi animasi yang sudah tayang di berbagai belahan dunia, infotainment, reality show, game show, jasa periklanan, dan talent management.
"Kami bersyukur kinerja unit-unit di bawah MSIN sangat baik. MNC Pictures menjadi PH drama terbesar, SMN menjadi talent management terbesar dan StarHits memiliki subscribers dan followers di media sosial, baik itu YouTube, FaceBook, TikTok, yang terbesar di Indonesia," kata Ella.
Prestasi dari produksi tayangan MSIN melalui MNC Pictures tersebut tak pelak mengantarkan 4 FTA milik MNC Group menjadi jawara performa primetime. Performa 4 stasiun televisi MNCN meroket hingga menembus pangsa pemirsa (audience share) 56,5%, atau tertinggi dalam sejarah industri pertelevisian.
Titan.
Adapun, induk dari MNC Pictures, yaitu MNC Studios International (MSIN), merupakan penyedia konten media terbesar di Indonesia yang memiliki bisnis utama dalam memproduksi dan mendistribusikan konten-konten siaran terbaik dan berkualitas tinggi melalui semuaplatform media yang ada saat ini, baik melalui sistem analog hingga digital, yaituterrestrialTV(Free to Air), Pay Per View (PayTV), Catch Up TV,Over The Top(OTT),Video on Demand(VOD), Bioskop, dan semua fitur yang ada di dalamInternet Protocol Television(IPTV).
Direktur Utama MNC Studios International Ella Kartika memaparkan bisnis utama MSIN tersebut didukung oleh unit bisnis di bawahnya yang bergerak di bidang produksi drama series atau sinetron, FTV, dan film seperti "Toko Barang Mantan", "Chrisye", "Mars Met Venus", "Koki-Koki Cilik", "Preman Pensiun", "Rompis" dan "Titus: Mystery of the Enygma".
Selain itu, MSIN memproduksi animasi yang sudah tayang di berbagai belahan dunia, infotainment, reality show, game show, jasa periklanan, dan talent management.
"Kami bersyukur kinerja unit-unit di bawah MSIN sangat baik. MNC Pictures menjadi PH drama terbesar, SMN menjadi talent management terbesar dan StarHits memiliki subscribers dan followers di media sosial, baik itu YouTube, FaceBook, TikTok, yang terbesar di Indonesia," kata Ella.
Prestasi dari produksi tayangan MSIN melalui MNC Pictures tersebut tak pelak mengantarkan 4 FTA milik MNC Group menjadi jawara performa primetime. Performa 4 stasiun televisi MNCN meroket hingga menembus pangsa pemirsa (audience share) 56,5%, atau tertinggi dalam sejarah industri pertelevisian.
Lihat Juga :