Stok BBM dan LPG di Lokasi Bencana Sulbar dan Kalsel Dipastikan Aman
Senin, 18 Januari 2021 - 11:35 WIB
loading...
Pemrintah memastikan ketersediaan BBM dan LPG di daerah-daerah terdampak bencana mencukupi. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan masyarakat di sekitar lokasi bencana gempa bumi Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat dan bencana banjir Kalimantan Selatan tidak perlu khawatir terkait pemenuhan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG). Pasokan bahan bakar tersebut tercukupi untuk kebutuhan masyarakat pascapemulihan bencana.
"Setelah koordinasi dengan Pertamina, kami menjamin BBM dan LPG di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan aman," ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam keterangan resminya, Senin (18/1/2021).
Baca Juga: Tidak Perlu Khawatir, Stok BBM Pertamina di Majene dan Mamuju Mencukupi
Berdasarkan laporan dari Pertamina, lanjut Agung, telah disiapkan 2 unit mobil storage atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kantong berkapasitas masing-masing 16 kilo liter (KL) di wilayah Malunda Majene dan Tapalang Mamuju Sulawesi Barat sehari setelah bencana gempa dengan magnitudo 6,5 SR.
Nantinya, 2 SPBU kantong tersebut akan mengoptimalkan pelayanan akan pendistribusian BBM di 17 SPBU di wilayah Mamuju dan Majene Sulawesi Barat. Sementara untuk di Kalimantan Selatan, Pertamina juga menambah pasokan BBM untuk Terminal BBM (TBBM) Pulang Pisau sebanyak 48 KL (8%) dan TBBM Kotabaru sebanyak 78 KL (11%). Bahkan 111 SPBU area Kalsel pun tetap beroperasi untuk memenuhi BBM masyarakat.
"Setelah koordinasi dengan Pertamina, kami menjamin BBM dan LPG di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan aman," ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam keterangan resminya, Senin (18/1/2021).
Baca Juga: Tidak Perlu Khawatir, Stok BBM Pertamina di Majene dan Mamuju Mencukupi
Berdasarkan laporan dari Pertamina, lanjut Agung, telah disiapkan 2 unit mobil storage atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kantong berkapasitas masing-masing 16 kilo liter (KL) di wilayah Malunda Majene dan Tapalang Mamuju Sulawesi Barat sehari setelah bencana gempa dengan magnitudo 6,5 SR.
Nantinya, 2 SPBU kantong tersebut akan mengoptimalkan pelayanan akan pendistribusian BBM di 17 SPBU di wilayah Mamuju dan Majene Sulawesi Barat. Sementara untuk di Kalimantan Selatan, Pertamina juga menambah pasokan BBM untuk Terminal BBM (TBBM) Pulang Pisau sebanyak 48 KL (8%) dan TBBM Kotabaru sebanyak 78 KL (11%). Bahkan 111 SPBU area Kalsel pun tetap beroperasi untuk memenuhi BBM masyarakat.
Lihat Juga :