PPKM Diperpanjang, Nyawa Bisnis Restoran Bakalan Meregang

Senin, 18 Januari 2021 - 17:52 WIB
loading...
PPKM Diperpanjang, Nyawa...
foto/YorriFarli/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bidang Restoran Emil Arifin mengatakan bahwa jika pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) atau PSSB ketat ini diperpanjang, maka akan banyak lagi para pengusaha yang akan menutup tempat usahanya.

Ia mengatakan, berdasarkan survei yang dilakukan PHRI sampai dengan bulan Oktober, sudah 1.030 restoran yang telah menutup tempat usahanya. Dari jumlah itu, sebanyak 400 restoran yang telah tutup permanen. ( Baca juga:Siasat Pengusaha Hotel dan Restoran untuk Tetap Bergerak di Tengah Pandemi )

"Ratusan ribu orang akan kehilangan pekerjaan jika ini (PPKM) diperpanjang. Jadi PHK tambah banyak," kata Emil dalam konferensi pers virtual, Senin (18/1/2021).

Ia memperkirakan, jika PPKM tersebut diperpanjang lagi oleh pemerintah, maka akan ada 1.600 restoran yang akan tutup permanen. Untuk itu pihaknya meminta agar PPKM tidak diperpanjang atau diberikan kelonggaran pada pelaku usaha.

"Jika diperpanjang untuk DKI dan sekitarnya bisa sampai 1.600 restoran yang akan tutup permanen, jadi banyak yang kehilangan pekerjaan," ungkapnya. ( Baca juga:Roket NASA Buatan Boeing Belum Mencapai Target )

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta Ellen Hidayat menyampaikan, jika diperpanjang maka pihaknya akan merumahkan para karyawannya. Bahkan yang terburuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Jadi jawaban kami yang merumahkan karyawan atau melakukan PHK, kami gak bisa apa-apa lagi," jelasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Ancaman PHK 9.000 Karyawan...
Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
Toba Pulp Lestari Hentikan...
Toba Pulp Lestari Hentikan Operasi dan PHK Karyawan usai Izin Konsesi Dicabut
88.519 Pekerja Kena...
88.519 Pekerja Kena PHK di Sepanjang 2025, Kemnaker Ungkap Penyebabnya
PHK di Mana-mana, Serikat...
PHK di Mana-mana, Serikat Pekerja Beri Nilai 5 dari 10 ke Kemnaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Hadiri Peringatan May Day di Monas
Rekomendasi
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Berita Terkini
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
Infografis
9 Kampus Terbaik RI...
9 Kampus Terbaik RI Jurusan Bisnis dan Manajemen Versi QS WUR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved