Tjahjo Kumolo Bicara Komitmen dan Budaya Inovasi di Depan Pejabat PPATK
Selasa, 19 Januari 2021 - 19:03 WIB
loading...
A
A
A
“Melalui pencanangan Renaksi BIG-25, kami berharap mendapat dukungan penuh dari Menteri PANRB dalam upaya membangun organisasi PPATK yang lebih efektif dan dinamis, guna berkontribusi lebih besar dalam menjaga integritas dan stabilitas perekonomian dan sistem keuangan Indonesia,” katanya.
Dia menyampaikan, kepada seluruh jajaran pejabat dan pegawai PPATK agar terus membuat terobosan dan inovasi yang mutakhir guna optimalisasi kerja sekaligus percepatan pemenuhan kebutuhan seluruh pemangku kepentingan di bidang anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme.
Baca Juga: Reformasi Birokrasi, Menteri Tjahjo Minta Proses Izin Investasi Dipercepat
Lebih lanjut Ia juga berpesan agar seluruh insan PPATK memegang teguh loyalitas pada NKRI dan Pancasila, menjaga integritas dan kehati-hatian, menjunjung profesionalisme, kemandirian, serta terus menjaga kerahasiaan data dan informasi. “Saya mengajak seluruh personel PPATK untuk bekerja keras, cerdas, ikhlas, cepat, tepat, dan bersama mengimplementasikan Renaksi BIG-25,” lanjut Kepala PPATK.
Peran PPATK dalam proses ini tercantum dalam Surat Edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1 Tahun 2012 tentang Peningkatan Pengawasan dalam Rangka Mewujudkan Aparatur Negara yang Berintegritas, Akuntabel, dan Transparan. Sepanjang tahun 2020, PPATK melaksanakan fungsi fit and proper untuk 8 Kementerian, 4 Lembaga Pemerintah Non Kementerian, 4 Lembaga Non Struktural, 1 Lembaga Yudikatif, 1 Penyedia Jasa Keuangan, dan 1 Pemerintah Daerah.
Pencanangan Renaksi BIG 25 dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat Eselon I dan II PPATK dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan pandemi Covid-19, dan seluruh pegawai PPATK yang berpartisipasi secara virtual.
Dia menyampaikan, kepada seluruh jajaran pejabat dan pegawai PPATK agar terus membuat terobosan dan inovasi yang mutakhir guna optimalisasi kerja sekaligus percepatan pemenuhan kebutuhan seluruh pemangku kepentingan di bidang anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme.
Baca Juga: Reformasi Birokrasi, Menteri Tjahjo Minta Proses Izin Investasi Dipercepat
Lebih lanjut Ia juga berpesan agar seluruh insan PPATK memegang teguh loyalitas pada NKRI dan Pancasila, menjaga integritas dan kehati-hatian, menjunjung profesionalisme, kemandirian, serta terus menjaga kerahasiaan data dan informasi. “Saya mengajak seluruh personel PPATK untuk bekerja keras, cerdas, ikhlas, cepat, tepat, dan bersama mengimplementasikan Renaksi BIG-25,” lanjut Kepala PPATK.
Peran PPATK dalam proses ini tercantum dalam Surat Edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1 Tahun 2012 tentang Peningkatan Pengawasan dalam Rangka Mewujudkan Aparatur Negara yang Berintegritas, Akuntabel, dan Transparan. Sepanjang tahun 2020, PPATK melaksanakan fungsi fit and proper untuk 8 Kementerian, 4 Lembaga Pemerintah Non Kementerian, 4 Lembaga Non Struktural, 1 Lembaga Yudikatif, 1 Penyedia Jasa Keuangan, dan 1 Pemerintah Daerah.
Pencanangan Renaksi BIG 25 dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat Eselon I dan II PPATK dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan pandemi Covid-19, dan seluruh pegawai PPATK yang berpartisipasi secara virtual.
(akr)
Lihat Juga :