Sepanjang Pandemi, Transaksi BNI Mobile Banking Naik 84%
Jum'at, 15 Mei 2020 - 19:17 WIB
loading...
Didorong gaya hidup stay at home di masa pandemi ini, transaksi BNI Mobile Banking tumbuh 84,4% dibanding kuartal pertama 2019. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia mulai kuartal pertama tahun 2020 telah mendorong konsumen beralih dari transaksi dengan uang tunai ke transaksi digital. Pembayaran secara digital perbankan menjadi andalan saat sebagian besar orang harus stay at home.
Seiring dengan itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk/BNI pun mencatatkan pertumbuhan pada transaksi digitalnya. Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies menyebutkan, pertumbuhan transaksi digital pada kuartal pertama 2020 di jaringan layanan elektronik BNI meningkat secara keseluruhan 31% dibanding periode yang sama tahun 2019.
Peningkatan itu terjadi baik transaksi melalui SMS Banking, Internet Banking, maupun BNI Mobile Banking. Kenaikan tersebut terutama disumbangkan oleh pertumbuhan transaksi pada BNI Mobile Banking, yaitu naik 84,4% dibanding kuartal pertama 2019.
"Transaksi melalui BNI Mobile Banking pada kuartal I/2019 sebanyak 43 juta, meningkat pada kuartal I/2020 menjadi 63 juta transaksi, atau dilihat dari rupiahnya meningkat dari kuartal I/2019 sebesar Rp56,1 triliun menjadi Rp103,4 triliun pada kuartal I/2020," ujarnya dalam siaran pers, Jumat (15/5/2020).
(Baca Juga: Sesuaikan dengan Gaya Hidup Stay at Home, BNI Perkuat Solusi Digital)
Direktur Layanan dan Jaringan BNI Adi Sulistyowati menyebutkan bahwa kenaikan transaksi digital terjadi pula pada layanan yang disiapkan untuk nasabah korporasi, yaitu BNI Direct. Pada kuartal I/2020, volume transaksi yang menggunakan BNI Direct naik 55% dibanding periode yang sama tahun 2019. Jumlah transaksinya pun meningkat 44%.
"Hal itu menunjukkan nasabah institusi sudah shifting ke transaksi digital, khususnya untuk nasabah giro, juga nasabah debitur. Semua debitur kita sudah mulai menggunakan Cash Management BNI tahun ini. Jadi kenaikan cash management sangat signifikan," tuturnya.
Seiring dengan itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk/BNI pun mencatatkan pertumbuhan pada transaksi digitalnya. Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies menyebutkan, pertumbuhan transaksi digital pada kuartal pertama 2020 di jaringan layanan elektronik BNI meningkat secara keseluruhan 31% dibanding periode yang sama tahun 2019.
Peningkatan itu terjadi baik transaksi melalui SMS Banking, Internet Banking, maupun BNI Mobile Banking. Kenaikan tersebut terutama disumbangkan oleh pertumbuhan transaksi pada BNI Mobile Banking, yaitu naik 84,4% dibanding kuartal pertama 2019.
"Transaksi melalui BNI Mobile Banking pada kuartal I/2019 sebanyak 43 juta, meningkat pada kuartal I/2020 menjadi 63 juta transaksi, atau dilihat dari rupiahnya meningkat dari kuartal I/2019 sebesar Rp56,1 triliun menjadi Rp103,4 triliun pada kuartal I/2020," ujarnya dalam siaran pers, Jumat (15/5/2020).
(Baca Juga: Sesuaikan dengan Gaya Hidup Stay at Home, BNI Perkuat Solusi Digital)
Direktur Layanan dan Jaringan BNI Adi Sulistyowati menyebutkan bahwa kenaikan transaksi digital terjadi pula pada layanan yang disiapkan untuk nasabah korporasi, yaitu BNI Direct. Pada kuartal I/2020, volume transaksi yang menggunakan BNI Direct naik 55% dibanding periode yang sama tahun 2019. Jumlah transaksinya pun meningkat 44%.
"Hal itu menunjukkan nasabah institusi sudah shifting ke transaksi digital, khususnya untuk nasabah giro, juga nasabah debitur. Semua debitur kita sudah mulai menggunakan Cash Management BNI tahun ini. Jadi kenaikan cash management sangat signifikan," tuturnya.
Lihat Juga :