Erick Thohir Sebut BUMN Masih Butuh Dana Segar di 2021, Awas Terlilit Utang

Kamis, 21 Januari 2021 - 19:26 WIB
loading...
Erick Thohir Sebut BUMN...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengakui, sejumlah perusahaan pelat merah masih membutuhkan dana segar untuk merealisasikan aksi korporasi sepanjang 2021. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengakui, sejumlah perusahaan pelat merah masih membutuhkan anggaran untuk merealisasikan aksi korporasi sepanjang 2021. Dalam memperoleh dana segar tersebut, ada sejumlah skema pendanaan yang nantinya ditempuh manajemen perseroan.

Erick menyebut, skema itu bisa melalui Penyertaan Modal Negara (PMN), Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (Rights Issue) di Bursa Efek Indonesia (BEI), dan metode lain yang memungkinkan manajemen memperoleh anggaran segar.

"Kita juga masih cari pendanaan BUMN , apakah melalui PMN, right issue, ataupun apa, ini yang terus kita (siapkan) di 2021, corporate action harus kita lakukan, salah satunya kita memperkuat merger bank-bank syariah," ujar Erick dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR, dikutip Kamis (21/1/2021).

Baca Juga: Saham BUMN Moncer, Erick Thohir Pamer ke Anggota Dewan

Meski begitu, kebutuhan anggaran baru tersebut akan menambah daftar utang sejumlah BUMN. Mantan Bos Inter Milan itu bahkan mengakui setidaknya ada sejumlah perseroan yang tengah terlilit utang. Misalnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, BUMN Karya, serta Holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

BUMN karya yang dimaksud adalah PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan PT PP Tbk (PTPP). Saat ini utang BUMN karya tengah direstrukturisasi.

Utang perusahaan negara di sektor konstruksi itu disebabkan adanya kebutuhan dana untuk menggenjot proyek-proyek strategis yang tengah digodok saat ini. "Sekarang ini suka tidak suka pembangunannya butuh dana sangat besar, tetapi karena masih Covid-19 penurunannya sangat signifikan," katanya.

Baca juga: Jokowi Beberkan Industri yang Bertahan dari Pandemi, tapi Masih Impor

Di pasar modal, akumulasi dana terus diupayakan melalui Initial Public Offering (IPO). Tercatat ada 27 emiten negara yang sudah melantai di Bursa Efek Indonesia. Erick bahkan menyebut, kapitalisasi saham BUMN di BEI pun mengungguli saham perusahaan lainnya.

Baca Juga: Terbongkar! Erick Thohir Ungkap 3 BUMN Pemilik Utang Paling Besar

Upaya itu tak lain untuk memperoleh biaya dari para investor baik dalam dan luar negeri. Pendiri Mahaka Group itu mencatat harga saham BUMN di pasar modal pun diapresiasi para investor.

"Kapitalisasi pasar BUMN karena value (nilai) BUMN ada 27 yang sudah go public, Alhamdulillah kemarin saham-saham BUMN sendiri sangat positif di bursa. Yang tidak lain karena ada dua hal. satu, good corporate governance yang sangat terbuka. kedua, kita melakukan proyek-proyek masa depan, seperti EV battery," tutur Erick.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Menkes Soroti Konsumsi...
Menkes Soroti Konsumsi Mayones Berlebihan, Satu Sendok Mengandung 100 Kalori
Berita Terkini
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
Apindo: DSI Bisa Perkuat...
Apindo: DSI Bisa Perkuat Tata Kelola Ekspor Tanpa Menambah Beban Dunia Usaha
MNC Bank Jambi Serahkan...
MNC Bank Jambi Serahkan Hadiah Motor Program Tabungan Dahsyat
Infografis
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved