Masuk Rantai Pasok Tesla, Ini Rekomendasi untuk ANTM dan TINS
Kamis, 21 Januari 2021 - 22:12 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Dua perusahaan pertambangan asal Indonesia yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Timah Tbk (TINS) masuk ke dalam daftar perusahaan yang ikut rantai pasok produksi kendaraan listrik Tesla Inc . Selain itu, masih ada lima perusahaan Indonesia yang masuk dalam supply chain Tesla.
Research Analyst MNC Sekuritas Aqil Triyadi mengatakan, masuknya ANTM dan TINS dalam rantai pasok kendaraan listrik Tesla menjadi sentimen positif ke depan. Pasar akan berekspektasi terhadap perbaikan kinerja dari ANTM dan TINS dalam beberapa tahun ke depan.
"Namun kami melihat pergerakannya sudah cenderung overbought dari pergerakan harganya sendiri. Ini juga karena pasar sedang optimis dengan sentimen tersebut," ujarnya pada closing market IDX Channel, Kamis (21/1/2021).
(Baca juga: Pasar Sambut Positif Pelantikan Presiden AS Joe Biden )
Dia menuturkan, untuk saham ANTM masih menarik dilakukan trading dalam jangka pendek. Meski begitu, investor perlu memperhatikan rilis laporan keuangan dari Antam yang akan keluar sekitar Maret-April.
"Bagaimana kinerja keuangan di tahun 2020 kemarin akan masuk akal dengan pergerakan harga sekarang atau malah cenderung ada penurunan kinerja dari Antam. Di situ akan jadi sentimen negatif jika nanti rilis laporan keuangan dari Antm tidak terlalu baik," ungkapnya.
Secara jangka panjang, lanjutnya, saham ANTM cukup menarik jika memang Tesla sendiri sudah memasukkan Antam ke dalam rantai produksi kendaraan listrik.
Research Analyst MNC Sekuritas Aqil Triyadi mengatakan, masuknya ANTM dan TINS dalam rantai pasok kendaraan listrik Tesla menjadi sentimen positif ke depan. Pasar akan berekspektasi terhadap perbaikan kinerja dari ANTM dan TINS dalam beberapa tahun ke depan.
"Namun kami melihat pergerakannya sudah cenderung overbought dari pergerakan harganya sendiri. Ini juga karena pasar sedang optimis dengan sentimen tersebut," ujarnya pada closing market IDX Channel, Kamis (21/1/2021).
(Baca juga: Pasar Sambut Positif Pelantikan Presiden AS Joe Biden )
Dia menuturkan, untuk saham ANTM masih menarik dilakukan trading dalam jangka pendek. Meski begitu, investor perlu memperhatikan rilis laporan keuangan dari Antam yang akan keluar sekitar Maret-April.
"Bagaimana kinerja keuangan di tahun 2020 kemarin akan masuk akal dengan pergerakan harga sekarang atau malah cenderung ada penurunan kinerja dari Antam. Di situ akan jadi sentimen negatif jika nanti rilis laporan keuangan dari Antm tidak terlalu baik," ungkapnya.
Secara jangka panjang, lanjutnya, saham ANTM cukup menarik jika memang Tesla sendiri sudah memasukkan Antam ke dalam rantai produksi kendaraan listrik.
Lihat Juga :