Semen Indonesia Prioritaskan Bantuan Medis Untuk Korban Gempa di Mamuju
Jum'at, 22 Januari 2021 - 00:27 WIB
loading...
SIG memberikan bantuan untuk para pengungsi yang menjadi korban bencana gempa di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program Corporate Social Responbility (CSR) memberikan bantuan peralatan medis serta logistik untuk para pengungsi yang menjadi korban bencana gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 6,2 di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada hari Jumat (15/1) lalu.
Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso menyampaikan, melalui program SIG peduli, Perseroan bergerak cepat membantu para korban gempa bumi dengan menerjunkan tim tanggap darurat yang terdiri dari Sekretaris Perusahaan beserta Tim CSR SIG.
Baca Juga : Erick Thohir Sebut BUMN Masih Butuh Dana Segar di 2021, Awas Terlilit Utang
Tim tanggap darurat dari SIG berangkat pada hari Jumat (15/1) dan Sabtu (16/1) atau setelah terjadinya gempa bumi dengan membawa bantuan kebutuhan logistik. Beberapa kebutuhan pokok diantaranya bahan makanan, pakaian, tenda, terpal, perlengkapan bayi, perlengkapan mandi, selimut, peralatan medis, serta obat-obatan. Selain itu, SIG juga memberikan genset sebagai kebutuhan elektrifikasi penanganan korban atau operasi yang sifatnya emergency untuk kebutuhan tim dokter dalam menangani pasien.
“Prioritas utama kami adalah penanganan medis untuk para korban serta bahan makanan, tenda dan terpal untuk pengungsian,” ungkap Hendi Prio Santoso dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (21/1/2021).
Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso menyampaikan, melalui program SIG peduli, Perseroan bergerak cepat membantu para korban gempa bumi dengan menerjunkan tim tanggap darurat yang terdiri dari Sekretaris Perusahaan beserta Tim CSR SIG.
Baca Juga : Erick Thohir Sebut BUMN Masih Butuh Dana Segar di 2021, Awas Terlilit Utang
Tim tanggap darurat dari SIG berangkat pada hari Jumat (15/1) dan Sabtu (16/1) atau setelah terjadinya gempa bumi dengan membawa bantuan kebutuhan logistik. Beberapa kebutuhan pokok diantaranya bahan makanan, pakaian, tenda, terpal, perlengkapan bayi, perlengkapan mandi, selimut, peralatan medis, serta obat-obatan. Selain itu, SIG juga memberikan genset sebagai kebutuhan elektrifikasi penanganan korban atau operasi yang sifatnya emergency untuk kebutuhan tim dokter dalam menangani pasien.
“Prioritas utama kami adalah penanganan medis untuk para korban serta bahan makanan, tenda dan terpal untuk pengungsian,” ungkap Hendi Prio Santoso dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (21/1/2021).
Lihat Juga :