Direktur Milenial di BRI, Firmanzah: Teladan bagi Generasi Muda
Jum'at, 22 Januari 2021 - 16:07 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Perkuat Digitalisasi Layanan, BRI Siapkan Capex Rp3.5 Triliun
Pengamat ekonomi dari INDEF Bhima Yudhistira juga menyatakan ekspektasinya. Menurutnya pengangkatan direksi BRI baru dan salah satunya berasal dari milenial cukup menarik. Karena dengan usia yang masih muda, ada harapan BRI makin ekspansif di ranah digital banking khususnya dalam pelayanan ke segmen UMKM. Dia juga menambahkan pemilihan direksi bank yang berusia muda juga berkaitan dengan tantangan dari munculnya neo bank, jenis bank yang full digital. "Jadi kita tunggu saja apa kinerja BRI bisa lebih baik dalam pemulihan sektor UMKM kedepannya," kata Bhima hari ini.
Direktur utama BRI Sunarso juga mengakui perseroan menyambut tahun 2021 dengan penuh semangat dan optimistis. "Dengan pelajaran berharga dari krisis yang terjadi di tahun 2020 akan dipetik hikmahnya dan membuat BRI semakin tangguh menghadapi tantangan di masa mendatang," kata Sunarso.
![Direktur Milenial di BRI, Firmanzah: Teladan bagi Generasi Muda]()
Strategi BRI yang memilih fokus untuk menjaga fundamental kinerja berbarengan dengan menyalurkan berbagai program stimulus pemerintah nyatanya diapresiasi oleh investor. Pada penutupan perdagangan pasar modal di akhir tahun (30/12) saham BBRI ditutup di angka Rp4.170 per lembar saham. Angka ini tumbuh nyaris dua kali lipat dibandingkan dengan nilai saham BBRI di level terendah yang dibukukan 18 Mei silam di harga Rp2.160/unit.
Pengamat ekonomi dari INDEF Bhima Yudhistira juga menyatakan ekspektasinya. Menurutnya pengangkatan direksi BRI baru dan salah satunya berasal dari milenial cukup menarik. Karena dengan usia yang masih muda, ada harapan BRI makin ekspansif di ranah digital banking khususnya dalam pelayanan ke segmen UMKM. Dia juga menambahkan pemilihan direksi bank yang berusia muda juga berkaitan dengan tantangan dari munculnya neo bank, jenis bank yang full digital. "Jadi kita tunggu saja apa kinerja BRI bisa lebih baik dalam pemulihan sektor UMKM kedepannya," kata Bhima hari ini.
Direktur utama BRI Sunarso juga mengakui perseroan menyambut tahun 2021 dengan penuh semangat dan optimistis. "Dengan pelajaran berharga dari krisis yang terjadi di tahun 2020 akan dipetik hikmahnya dan membuat BRI semakin tangguh menghadapi tantangan di masa mendatang," kata Sunarso.

Strategi BRI yang memilih fokus untuk menjaga fundamental kinerja berbarengan dengan menyalurkan berbagai program stimulus pemerintah nyatanya diapresiasi oleh investor. Pada penutupan perdagangan pasar modal di akhir tahun (30/12) saham BBRI ditutup di angka Rp4.170 per lembar saham. Angka ini tumbuh nyaris dua kali lipat dibandingkan dengan nilai saham BBRI di level terendah yang dibukukan 18 Mei silam di harga Rp2.160/unit.
Lihat Juga :